Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Muhammadiyah dan NU Pemalang Tanding Minisoccer

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Muhammadiyah dan NU Pemalang Tanding Minisoccer

Smallest Font
Largest Font

PEMALANG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang resmi membuka rangkaian Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah pada Ahad (25/10). Pembukaan berlangsung di SMK Muhammadiyah 6 Comal, ditandai dengan pertandingan persahabatan minisoccer antara jajaran PDM Pemalang dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang.

Pertandingan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kebersamaan antarorganisasi keagamaan di Kabupaten Pemalang melalui semangat sportivitas dan persaudaraan.

Ketua PDM Pemalang, Sapto Suhendro, menyampaikan terima kasih kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes beserta jajaran PCNU Pemalang yang hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Sapto, pertandingan persahabatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga simbol eratnya hubungan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam persoalan khilafiyah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi umat Islam untuk menjaga persatuan.

“PDM Pemalang selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun PCNU untuk kemaslahatan masyarakat,” tegas Sapto.

Sementara itu, Ketua PCNU Pemalang, Gus Bahry, mengapresiasi undangan PDM Pemalang dalam pembukaan Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah. Ia menyambut baik pertandingan persahabatan tersebut sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarorganisasi Islam.

Ia berharap hubungan harmonis antara Muhammadiyah dan NU di Kabupaten Pemalang dapat terus terpelihara sehingga keduanya mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, turut mengapresiasi penyelenggaraan Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Pemalang.

Ia berharap tema Milad ke-114 Muhammadiyah, “Bersatu Satukan Bangsa”, dapat menjadi semangat bersama dalam menjaga kerukunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Perbedaan yang ada harus kita jadikan sebagai modal untuk bersatu. Pemerintah daerah terus mendorong agar seluruh elemen organisasi kemasyarakatan di Pemalang senantiasa bersinergi,” ujar Nurkholes.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan daerah, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan upaya menekan angka kemiskinan. Menurutnya, dukungan dan kolaborasi berbagai organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pertandingan persahabatan minisoccer tersebut ditandai dengan tendangan pertama (kick-off) oleh Plt Bupati Pemalang Nurkholes di Lapangan Minisoccer Comal. Tendangan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya pertandingan antara PDM Pemalang dan PCNU Pemalang.

Selain minisoccer, Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah yang diselenggarakan PDM Pemalang juga diisi dengan berbagai perlombaan olahraga, meliputi tenis meja, bulu tangkis, bola voli, dan catur.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PDM Pemalang berharap semangat persaudaraan, sportivitas, dan kolaborasi lintas organisasi semakin kuat. Momentum Milad ke-114 Muhammadiyah ini juga diharapkan dapat memperkokoh persatuan umat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Pemalang yang harmonis, maju, dan sejahtera.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow