Ikhwan Ahada Buka Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah DIY, Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

Ikhwan Ahada Buka Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah DIY, Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., mengingatkan para atlet atletik pelajar Muhammadiyah DIY dan Sekitarnya agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun sportivitas dan mental juara. Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata diukur dari posisi di podium, melainkan juga dari karakter yang terbentuk selama menjalani proses pertandingan.

Pesan tersebut disampaikan dalam Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah DIY edisi ketiga yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PWM DIY bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Sabtu–Ahad (24–25/10).

Ikhwan menegaskan, pembinaan olahraga atletik bagi pelajar memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran jasmani. Olahraga juga menjadi sarana membangun kesehatan mental dan spiritual, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas dalam diri generasi muda.

Ia mengingatkan bahwa semangat menjadi juara harus berjalan beriringan dengan kedewasaan dalam menghadapi kemenangan maupun kekalahan. Upaya meraih posisi pertama memang penting, tetapi membentuk jiwa dan mental juara merupakan hal yang jauh lebih mendasar bagi masa depan para pelajar.

“Untuk menjadi nomor satu adalah upaya, tetapi memupuk jiwa dan mental juara jauh lebih penting bagi anak-anak kita, kader-kader bangsa di masa yang akan datang,” pesannya.

Menurut Ikhwan, mental juara tidak terbentuk secara instan. Karakter tersebut perlu dididik dan dibina secara berkelanjutan, tidak hanya melalui latihan fisik, tetapi juga melalui proses pemahaman dan pendewasaan diri.

Kompetisi menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar berjuang, bekerja sama, memahami orang lain, serta menghormati lawan tanding. Dalam konteks ini, lawan bukanlah pihak yang harus dipandang sebagai musuh, melainkan mitra yang memungkinkan setiap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Tidak ada lomba yang tanpa lawan. Maka, lawan sesungguhnya adalah mitra kita untuk menunjukkan prestasi yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pertandingan. Kemampuan menghargai lawan, menjaga kejujuran, menerima hasil dengan lapang dada, dan terus berusaha meningkatkan kemampuan merupakan bagian penting dari karakter seorang juara.

Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Ikhwan mengapresiasi perkembangan Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah DIY yang memasuki penyelenggaraan ketiga. Ia menilai peningkatan jumlah peserta dan meluasnya jangkauan kejuaraan menjadi tanda bahwa kegiatan ini mulai mendapat perhatian dari berbagai daerah.

Pada tahun ini, kejuaraan diikuti 883 peserta, meningkat dibandingkan 809 peserta pada 2025 dan 559 peserta pada 2024. Peserta juga tidak hanya berasal dari DIY, tetapi melibatkan pelajar dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Ikhwan menyampaikan apresiasi kepada LPO PWM DIY dan jajaran pimpinan yang membidangi olahraga atas perkembangan tersebut. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat berlangsung lebih luas, lebih baik, dan semakin bergengsi.

Ia juga mendorong agar jangkauan peserta diperluas, baik dari sisi wilayah maupun keterlibatan sekolah. Menurutnya, kejuaraan serupa idealnya tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar Muhammadiyah, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelajar dari sekolah lain di DIY dan sekitarnya.

Ikhwan menegaskan bahwa perluasan partisipasi tersebut sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat luas.

“Bagaimanapun juga, Muhammadiyah dalam setiap gerakannya pada hakikatnya adalah altruisme. Menyebarkan dan melakukan nilai-nilai kebaikan itu bukan hanya untuk anak-anak Muhammadiyah, tetapi juga untuk anak-anak bangsa secara umum,” tuturnya.

Ia berharap penyelenggaraan tahun ini menjadi titik tolak bagi perbaikan dan pengembangan kejuaraan pada masa mendatang. Dengan jangkauan yang semakin luas, kegiatan olahraga diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pembinaan generasi muda.

Menutup sambutannya, Ikhwan menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Ia berharap para pelajar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, dan membawa pulang pengalaman berharga.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow