Targetkan Juara Umum Olympicad VIII, 769 Kafilah Muhammadiyah DIY ‘Sewa’ 4 Pesawat ke Makassar
YOGYAKARTA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi melepas Kafilah Muhammadiyah DIY untuk mengikuti Olympicad VIII Nasional 2026 di Makassar. Prosesi pelepasan digelar di Halaman Gedung Muhammadiyah DIY pada Rabu (11/2) dengan penuh semangat dan optimisme untuk meraih prestasi terbaik.
Sebanyak 769 peserta dan pendamping diberangkatkan secara bergelombang dalam empat kloter. Kloter pertama dilepas pukul 06.00 WIB dengan jumlah sekitar 170 peserta dan pendamping menggunakan empat bus. Kloter kedua diberangkatkan pukul 10.00 WIB dengan sekitar 215 orang juga menggunakan empat bus. Sementara kloter ketiga dan keempat dilepas pukul 14.00 WIB dengan total sekitar 365 peserta dan pendamping menggunakan tujuh bus.
Seluruh kafilah selanjutnya terbang ke Makassar menggunakan empat penerbangan yang telah disewa bersama, yakni tiga pesawat Lion Air dan satu Sriwijaya Air.
Ketua Kafilah Muhammadiyah DIY, Dr. Enung Hasanah, M.Pd., menjelaskan bahwa proses menuju Olympicad telah melalui tahapan panjang. Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PWM DIY lebih dulu menggelar seleksi tingkat daerah, kemudian seleksi Olympicad tingkat wilayah hingga terpilih para juara 1, 2, 3 dan harapan 1, 2, 3 di masing-masing cabang lomba.
“Target kami juara umum. Dua tahun lalu di Olympicad VII Bandung kami meraih runner up. Tahun ini kami optimistis bisa meningkatkan capaian,” tegas Enung.
Olympicad VIII mempertandingkan sekitar 35 cabang lomba yang tersebar di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK, meski tidak semua cabang tersedia merata di setiap jenjang.
Selain seleksi, Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DIY juga memberikan pembekalan intensif kepada para peserta, baik dari sisi akademik maupun mental. Pada 10–11 Januari dilakukan pembinaan bidang mata pelajaran, best practice, dan inovasi pembelajaran. Kemudian 17–18 Januari digelar pembinaan bidang ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Sementara pembinaan non-ISMUBA dilaksanakan pada awal Januari di PPG Matematika. Pembekalan terakhir berupa motivasi dan penguatan mental diberikan pada 7 Februari lalu.
“Kami selalu sampaikan kepada anak-anak, harus siap menang dan tidak takut kalah. Menang atau kalah adalah bonus dari usaha. Yang penting berjuang maksimal dan berdoa,” ujarnya.
Wakil Ketua PWM DIY, Dr. Ridwan Furqoni, S.Pd.I., M.P.I., menyampaikan pesan Ketua PWM DIY, Dr. Muh. Ikhwan Ahada, M.A. bahwa keikutsertaan dalam Olympicad bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari ibadah dan fastabiqul khairat.
“Kita niatkan ini sebagai ibadah. Kehadiran kita di Makassar membawa banyak nama—nama pribadi, orang tua, sekolah, dan Kafilah Muhammadiyah DIY. Tunjukkan bahwa kita adalah kafilah terbaik, dari sopan santun, perilaku, tutur kata, hingga prestasi,” pesannya.
Ia juga menyemangati peserta dengan yel-yel yang digaungkan bersama, “Kami datang, kami menang!”
Dengan persiapan matang dan semangat kolektif yang kuat, Kafilah Muhammadiyah DIY menyatakan siap bersaing di tingkat nasional dan membidik gelar juara umum pada Olympicad VIII Nasional 2026 di Makassar.
What's Your Reaction?
-
2
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow