Perkuat Disiplin dan Ideologi, KOKAM DIY Gelar Dikjut Provost 2026

Perkuat Disiplin dan Ideologi, KOKAM DIY Gelar Dikjut Provost 2026

Smallest Font
Largest Font

KULON PROGO — Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWPM DIY) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Lanjutan (Dikjut) Provost KOKAM DIY Tahun 2026 pada Jumat–Ahad (16–18/1).

Kegiatan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Dewi Tinalah, Samigaluh, Kulon Progo, dan diikuti oleh 30 personel KOKAM DIY yang telah lulus Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar).

Sekretaris KOKAM DIY, Marwan, menjelaskan bahwa Dikjut Provost merupakan tahapan lanjutan untuk membentuk kader KOKAM yang memiliki kapasitas khusus dalam bidang ketertiban, disiplin, dan pengamanan internal organisasi.

“Provost adalah salah satu unit fungsional di dalam KOKAM. Perannya sangat strategis karena berkaitan langsung dengan penegakan disiplin, ketertiban organisasi, serta pengawasan atribut dan etika keanggotaan,” ujar Marwan.

Ia menambahkan, materi Dikjut Provost KOKAM DIY dirancang komprehensif, meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), kemuhammadiyahan, penguatan ideologi, serta materi teknis keprovostan.

“Peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman ideologis agar setiap tindakan yang dilakukan tetap berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah,” imbuhnya.

Provost sendiri merupakan bagian dari KOKAM yang memiliki tugas utama menegakkan disiplin anggota, menjaga keamanan internal organisasi dan aset Muhammadiyah, melaksanakan fungsi protokoler pengamanan pimpinan, serta melakukan pengawasan dan evaluasi kebijakan KOKAM.

Untuk menjadi Provost KOKAM, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya telah mengikuti Diklatsar KOKAM, memiliki masa pengabdian minimal tiga tahun, berusia 30–40 tahun, tinggi badan minimal 165 cm, serta memiliki berat badan proporsional.

Ketua PWPM DIY, Muhammad Arif Darmawan, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Dikjut Provost KOKAM DIY 2026. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menjaga marwah, ketertiban, dan profesionalisme KOKAM di tingkat wilayah.

“Provost bukan sekadar penegak disiplin, tetapi juga teladan sikap dan akhlak. Saya berharap lulusan Dikjut Provost ini mampu menjadi garda internal yang menjaga ketertiban organisasi sekaligus mencerminkan nilai-nilai Islam Berkemajuan,” kata Arda, sapaan akrabnya.

Ia juga berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk memperkuat soliditas KOKAM di daerah masing-masing. Melalui Dikjut Provost KOKAM DIY ini, PWPM DIY menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader-kader KOKAM yang disiplin, berideologi kokoh, dan siap mengemban amanah organisasi secara bertanggung jawab.

“Dengan Provost yang kuat, KOKAM akan semakin profesional, tertib, dan siap menjalankan tugas pengamanan serta pengabdian sosial untuk umat dan bangsa,” pungkas Arda.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow