News

News

MediaMU.COM

Jul 17, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
PCM Kalasan Jadikan Tahun Baru Hijriah Sebagai Momen Refleksi dan Penguatan Dakwah Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman: Jika Otak Pintar dan Akhlak Baik Disatukan, Indonesia akan Maju Arif Jamali Muis: Center of Excellent Muhammadiyah Dimulai dari Gunungkidul Prihatin Kondisi Pengelolaan Sampah Ternate, Pemuda Lintas Iman Susun Rekomendasi untuk Pemerintah Ternate Guru Besar UAD Bicarakan Tantangan Kosmetik Halal di International Pharmacy Summer School UMY Ketua PPNI Bireuen Apresiasi Atas Berhasilnya Ummah Raih Akreditasi Baik Sekali  Dorong Peningkatan Ekonomi Umat, Lazismu Pusat Dan PWM Aceh Kerjasama Dengan Bank Danamon Syariah  Selamat Jalan Bu Ahang, Kami Semua Ikhlas PWA DIY Gelar EMKAES TOP, Upayakan Bersama Kebahagian Lansia Ibu Nahar Miladi Dimakamkan, Satu Lokasi dengan Mantan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Nahar Miladi Mahasiswa UMY Kembangkan Ekstrak Kulit Pohon Bangkal untuk Obati Kanker Payudara Anak Muda Mengaji: Inovasi AMM Depok dalam Kegiatan Mengaji untuk Gen-Z KABAR DUKA: Istri Sekretaris PWM DIY Meninggal Dunia  Gelar Pelatihan Jurnalistik, MPI DIY Siapkan Aktivis Media Muhammadiyah di Daerah dan Cabang Rayakan Milad ke-22 Tahun, Lazismu Siap Berkontribusi Pada Pembangunan Berkelanjutan Penuhi Undangan Dialog Yayasan Kristen, Haedar Nashir Bicara Gagasan Moderasi Beragama Agung Danarto: Muhammadiyah Butuh Kader Berkualitas Untuk Umat, Bangsa, dan Manusia Dalam Apel Akbar Nasional Kokam, Haedar Nashir Tegaskan Kiprah Muhammadiyah untuk Bangsa Upayakan Penanganan Bullying di Kalangan Pelajar, PP IPM Gelar Sekolah Adil Gender

Milad ke-95 NA, Momentum untuk Refleksi

YOGYA – Salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, telah memasuki usia 95 tahun menurut hitungan tahun hijriyah, yaitu 28 Dzulhijjah 1444 H. Pada milad ini NA mengangkat tema “Perempuan Tangguh, Mencerahkan Bangsa”.

Menurut Ketua Umum PW Nasyiatul ‘Aisyiyah DIY, Syahdara Anisa Makruf, selama 95 tahun NA telah berkontribusi nyata di tengah masyarakat baik secara nasional maupun Internasional.

“Kader Nasyiah memang sedikit, namun mampu mempertahankan jati dirinya sebagai perempuan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tangguh di tengah arus masyarakat global. Inilah yang membuat NA mampu menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan zaman sehingga mampu bertahan hingga hampir 1 abad,” ucapnya kepada mediamu.com, Selasa (30 Dzulhijjah 1444 H bertepatan 18 Juli 2023).

Momentum milad ini harus dimanfaatkan untuk melakukan refleksi. Karena akan meningkatkan ghirah dalam bernasyiah. Setiap perjalanan NA pasti banyak sekali halang rintangnya untuk itu perlu adanya strategi dan metode yang sesuai dengan perkembangan zaman agar program kerja memiliki dampak yang signifikan kepada masyarakat.

Dalam hal ini sejak awal berdirinya NA menegaskan pada upaya pemberdayaan perempuan. Maka dari itu setiap kader tentu saja menjadikan organisasi ini sebagai wadah untuk melakukan akselerasi gerakan pencerahan agar perempuan mampu berdaya saing di kancah nasional dan internasional.

Selain itu, sebagai putri Muhammadiyah, NA harus senantiasa mendedikasikan diri untuk kepentingan umat dan persyarikatan pada khususnya. Termasuk dalam hal ini, PWNA DIY menyadari bahwa permasalahan keluarga semakin mengkhawatirkan.

Saat ini PWNA DIY sedang berjuang untuk kemajuan peradaban melalui gerakan yang progresif, inklusif juga inovatif. Bersama majelis, lembaga, Ortom dan AUM di lingkungan DIY,  Nasyiatul Aisyiyah melakukan akselerasi gerakannya demi tercapainya visi dalam membentuk keluarga muda yang tangguh.

“Nasyiatul Aisyiyah DIY berupaya untuk menghadirkan lembaga edukasi dan aksi pelayanan resiliensi keluarga, dengan harapannya Muhammadiyah memiliki Family Learning Center,” terang Dosen Universitas Islam Indonesia itu..

Melalui milad ke-95 tahun ini, Syahdara mengharapkan semua kader Nasyiatul Aisyiyah senantiasa Istiqomah dalam menyebarkan risalah perempuan Islam yang berkemajuan dalam membentuk ketahanan keluarga. (*)


Wartawan: Dzikril Firmansyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here