Pengajian Ramadhan PWM DIY 1446 H : Peran Kader Muhammadiyah dalam Mewujudkan Kemakmuran Ekonomi Umat
YOGYAKARTA - Kegiatan Pengajian Ramadhan 1446 H PWM DIY yang diselenggarakan di ruangan amphitarium Kampus 4, Universitas Ahmad Dahlan hari ini. Menyongsong tema "Peran Kader dalam Mewujudkan Kemakmuran Ekonomi Umat” daldm rangka memberikan kesadaran berberbisnis untuk para Kader Muda Muhammadiyah.
Dalalm sesi pertama pembicara ialah Noor Liesnani Pamella (Pemilik Pamella Group) dan Dr. Utik Bidayati, S.E., M.M. (Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PP ‘Aisyiyah, Wakil Rektor UAD Bidang Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum).
Dengan memegang kuat kalimat Keluarga Dakwah, Keluarga Pengusaha membuat jiwa bisnis dari Kader akan kuat sehingga menciptakan inovasi-inovasi baru.
Salah satunya Noor pengatakan antara dakwah dan pengusaha tidak bisa dipisahkan karena keduanya punya andil. Khadijah, istri Rasulullah SAW, membantu dakwah Rasulullah SAW dari segi materi dan finansial.
Suami mengatakan, “mimpilah untuk menjadi orang kaya, agar bisa memberi zakat dan shodaqoh lebih banyak". Ucap Pamella.
Pamella terinspirasi dari kisah Khadijah Dukungan istri dalam dakwah suami berupa mengizinkan suami untuk bersama umat lebih lama, Menyiapkan dana khusus untuk dakwah suami dan Ikut mendirikan masjid dan sekolah bersama.
Bagaimana estafet kepemimpinan dalam usaha dan dakwah?
Alhamdulillah, Allah menggerakkan hati anak-anak untuk bisa melanjutkan perjuangannya dan suami dari segi bisnis dan dakwah.
Bisnis ritel ala Pamella Menciptakan perekonomian yang islami (karyawan menggunakan busana muslim, bekerjasama dengan Bank Syariah, menjual produk halal, Menyediakan varian produk selengkap mungkin (produk lengkap sesuai kebutuhan konsumen), Terobosan penguatan brand image (kualitas bagus, mendatangkan konsumen muda), Tindak lanjut yang tepat untuk produk fast moving dan slow moving (punya usaha warung harus lihat apakah barang ini laku cepat atau lambat.
Berikutnya Dr. Utik mengatakan "Tujuan Muhammadiyah adalah mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Jika umat sejahtera, tingkat kemiskinan berkurang" Membangun ekonomi yang merupakan bagian dari pilar dakwah Kader adalah orang yang sengaja dididik di Muhammadiyah untuk melanjutkan keberlangsungan gerakan dakwah Persyarikatan Dalam konteks kemahiran apapun.
Problem sekarang ialah para kader kader Muhammadiyah cenderung banyak yang tidak terdengar menjadi pengusaha
Pak AR pernah berkata "Sebagai perwujudan rasa syukur yang tidak hanya berucap dengan mengagungkan asma Allah tapi juga memuliakan martabat hidup manusia, maka Muhammadiyah memiliki amal usaha"
Upaya persyarikatan untuk meningkatkan martabat dan kemakmuran umat. Ini tidak akan bisa dicapai kalau pilar ekonomi tidak dijaga dan dikuatkan Menguatkan ekonomi tidak hanya satu majelis, butuh banyak pihak untuk terlibat dan berkolaborasi.
Sebagai closing Statement kedua pembicara merangkup semua inti pembicaraan dengan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi sinergi.
Penulis : Dzikril Firmansyah dna Muhammad Fajrul Falaq
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow