Paguyuban Alumni Moetoe Salurkan 70 Tangki Air Bersih untuk Warga Girisubo Gunungkidul
GUNUNGKIDUL — Paguyuban Alumni Moetoe (PAM) SMP Muhammadiyah 7 (Kotagede) Yogyakarta menyalurkan donasi air bersih sebanyak 70 tangki kepada masyarakat di Padukuhan Pokak, Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Selasa (29/9). Penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial PAM terhadap masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan.
Dalam pendistribusiannya kepada tujuh ranting Muhammadiyah, PAM mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Girisubo, Gunungkidul. Ketua PAM SMP Muhammadiyah 7 (Kotagede) Yogyakarta, Hj. Nilawati, mengatakan aksi berbagi air bersih tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan air.
Menurutnya, bantuan air bersih menjadi langkah jangka pendek untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ke depan, PAM berencana mengambil langkah yang lebih berkelanjutan melalui pembangunan sumur bor.
“Kami ingin berbagi air bersih di daerah kekeringan sebagai bagian dari program sosial dan kepedulian. Ke depan, tidak saja menyumbang air bersih sebagai pengentasan masalah air dalam jangka pendek, tetapi juga akan menyumbang sumur bor dan tentu saja bekerja sama dengan ahli pertanahan untuk menemukan sumber air bersih,” ujar Nilawati.
Dalam kesempatan tersebut, Nilawati juga menyampaikan niat PAM untuk mendukung Masjid Nurul Islam Pokak yang dikelola PCM Girisubo agar dikembangkan menjadi masjid ramah musafir.
Masjid tersebut berada di lokasi strategis, yakni di pinggir jalan utama Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul menuju Pacitan. Karena itu, PAM berencana turut mendukung penyediaan berbagai fasilitas agar para musafir yang singgah dapat beristirahat dengan nyaman dan aman.
“Ke depan, kami insyaallah ikut berpikir keras menyediakan fasilitas untuk musafir agar mampir di masjid yang dikelola PCM Girisubo,” kata mantan Kepala SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta tersebut.
Sejumlah fasilitas yang diharapkan dapat disediakan antara lain alas tidur yang nyaman serta tempat bagi musafir untuk menikmati hidangan atau minuman dengan nyaman.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede, Drs. H. Muhammad Hatta, yang turut serta dalam aksi sosial tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan kepedulian semacam ini.
Ia menganjurkan berbagai kelompok masyarakat dan komunitas yang berkaitan dengan Muhammadiyah untuk turut peduli terhadap masyarakat yang mengalami musibah maupun kekurangan air. Menurutnya, berbagi kepedulian tidak hanya membantu sesama, tetapi juga dapat memperkuat rasa syukur dan menambah persaudaraan.
Hatta juga memberikan apresiasi kepada LAZISMU yang dikelola SMP Muhammadiyah 7 Kotagede atas dukungannya kepada PCM Girisubo.
Sementara itu, Ketua PCM Girisubo, H. Wismanto, S.Ag., menyampaikan rasa syukur atas kepedulian keluarga besar PAM SMP Muhammadiyah 7 (Kotagede) Yogyakarta terhadap masyarakat Girisubo. Ia mengapresiasi bantuan air bersih yang diberikan, terlebih PAM juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Masjid Nurul Islam Pokak menjadi masjid ramah musafir.
“Selama ini masjid sudah banyak disinggahi para musafir, terlebih tempatnya strategis. Insyaallah PCM Girisubo akan menjadikan masjid sebagai masjid ramah musafir dan menjadi pusat dakwah secara kreatif,” ujar Wismanto.
Wismanto juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian PAM yang tidak hanya hadir untuk menikmati wisata di Gunungkidul, tetapi juga menyertai kunjungannya dengan aksi sosial bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur, PAM SMP Muhammadiyah 7 Kotagede tidak tergolong zalim karena selain melakukan piknik ke pantai di Gunungkidul, juga melakukan aksi riil, yaitu kepedulian kepada masyarakat di Gunungkidul, khususnya di Girisubo yang saat ini kesulitan dengan air bersih,” katanya.
What's Your Reaction?
-
3
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow