Muhammadiyah DIY Siapkan 1.374 Titik Salat Idulfitri 1447 H, Inilah Daftar Lokasinya

Muhammadiyah DIY Siapkan 1.374 Titik Salat Idulfitri 1447 H, Inilah Daftar Lokasinya

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan sebanyak 1.374 lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Penyiapan ini menjadi bagian dari layanan Muhammadiyah untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah pada Jumat (20/3).

Ketetapan 1 Syawal 1447 H sebelumnya telah diumumkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Berdasarkan data PWM DIY, sebaran lokasi Salat Id adalah sebagai berikut:

  • Kabupaten Gunungkidul: 378 lokasi
  • Kabupaten Sleman: 303 lokasi
  • Kabupaten Bantul: 276 lokasi
  • Kota Yogyakarta: 236 lokasi
  • Kabupaten Kulonprogo: 181 lokasi

Total keseluruhan mencapai 1.374 titik, mencerminkan kesiapan jaringan Muhammadiyah hingga tingkat cabang dan ranting dalam menyambut hari raya.

Secara lebih rinci, beberapa wilayah mencatat jumlah titik cukup tinggi. Di Gunungkidul, misalnya, Kapanewon Semin dan Karangmojo masing-masing mencapai 67 lokasi, disusul Ponjong dan wilayah lain dengan puluhan titik. Sementara di Sleman, kawasan seperti Ngaglik (53 lokasi) dan Kalasan (27 lokasi) menjadi pusat penyelenggaraan yang cukup besar.

Di Kota Yogyakarta, distribusi relatif merata dengan angka tertinggi di Umbulharjo (62 lokasi) dan Kotagede (32 lokasi). Adapun di Bantul, wilayah seperti Piyungan (37 lokasi) dan Sewon Selatan (27 lokasi) menunjukkan partisipasi jamaah yang tinggi. Kulonprogo juga mencatat sebaran merata, dengan Pengasih (29 lokasi) dan Girimulyo (24 lokasi) sebagai wilayah dengan titik terbanyak.

Sekretaris PWM DIY, Arif Jamali Muis, menyampaikan bahwa seluruh lokasi tersebut dipersiapkan untuk melayani masyarakat yang akan melaksanakan Salat Id pada 20 Maret 2026.

Ia juga menegaskan komitmen Muhammadiyah DIY untuk menghadirkan pelaksanaan Salat Id yang tidak hanya khusyuk, tetapi juga ramah lingkungan melalui gerakan “Salat Id Minim Sampah” (Zero Waste Id ).

“Melalui gerakan ini, Muhammadiyah ingin mendorong kesadaran jamaah agar mengurangi sampah plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lokasi ibadah, serta menjadikan momentum Idulfitri sebagai bagian dari dakwah lingkungan (ekoteologi),” ujarnya.

Dengan kesiapan ribuan titik salat Id tersebut, Muhammadiyah DIY berharap pelaksanaan Idulfitri 1447 H tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Daftar lokasi salat Idulfitri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta bisa diakses melalui tautan di bawah ini:

LOKASI SALAT IDULFITRI MUHAMMADIYAH DIY

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow