LPO PWM DIY Progresif: POR AUM dan BUMM DIY Jadi Inspirasi Wilayah Lain

LPO PWM DIY Progresif: POR AUM dan BUMM DIY Jadi Inspirasi Wilayah Lain

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada LPO Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilainya berhasil menjadi salah satu wilayah paling progresif dalam mengembangkan olahraga di lingkungan Muhammadiyah.

Apresiasi tersebut disampaikan Gatot saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga (POR) Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) DIY di Grha As Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Ahad (31/5).

Menurutnya, LPO PWM DIY selama beberapa tahun terakhir konsisten menghadirkan berbagai program olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

“LPO DIY termasuk salah satu yang sangat progresif dalam pelaksanaan event-event olahraga. Sejak tiga tahun terakhir sudah banyak kegiatan yang dilakukan, mulai dari kompetisi atletik hingga berbagai program pendukung olahraga lainnya,” ujarnya.

Gatot menjelaskan, pengembangan olahraga Muhammadiyah tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian prestasi semata. Lebih dari itu, olahraga harus menjadi sarana pendidikan karakter, pembinaan kesehatan masyarakat, dan penguatan budaya hidup sehat.

Ia mencontohkan sejumlah program yang telah dijalankan LPO PWM DIY, termasuk pelatihan sport massage yang bermanfaat untuk penanganan dan pencegahan cedera olahraga. Menurutnya, program-program seperti itu menunjukkan keseriusan Muhammadiyah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

“Tidak hanya menggelar kompetisi, tetapi juga aktivitas pendukung seperti sport massage dan penanganan cedera. Ini menunjukkan bahwa program olahraga yang dikembangkan cukup lengkap dan terencana,” katanya.

Gatot menilai penyelenggaraan POR AUM dan BUMM DIY juga sejalan dengan agenda besar Muhammadiyah di tingkat nasional, yakni Muhammadiyah Games yang akan kembali digelar setelah suksesnya The 1st Muhammadiyah Games 2026.

Ia mengungkapkan, berdasarkan rekomendasi Rapat Kerja Nasional LPO PP Muhammadiyah, Muhammadiyah Games berikutnya direncanakan mempertandingkan sekitar 10 hingga 11 cabang olahraga. Sebagian besar cabang yang dipertandingkan dalam POR AUM dan BUMM DIY, seperti bulu tangkis, bola voli, tenis meja, dan mini soccer, akan masuk dalam kompetisi nasional tersebut.

“Ajang yang diselenggarakan LPO PWM DIY ini sangat linear dengan Muhammadiyah Games berikutnya. Cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini sebagian besar akan menjadi cabang resmi dalam Muhammadiyah Games mendatang,” jelasnya.

Karena itu, Gatot berharap langkah yang dilakukan DIY dapat menjadi inspirasi bagi LPO di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kegiatan serupa di wilayahnya masing-masing.

Terlebih, olahraga kini telah menjadi salah satu media dakwah Muhammadiyah yang efektif dalam menjangkau masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai hidup sehat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di DIY, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Olahraga sekarang sudah menjadi salah satu cara dakwah Muhammadiyah dan harus terus dikembangkan,” tegasnya.

Lebih jauh, Gatot menyoroti tantangan kesehatan masyarakat di era digital. Menurutnya, penggunaan gawai atau gadget yang tidak terkendali, terutama di kalangan anak-anak dan remaja, berpotensi menurunkan aktivitas fisik sehingga meningkatkan risiko berbagai penyakit.

“Anak-anak sekarang semakin akrab dengan gadget. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik, potensi munculnya berbagai penyakit juga semakin besar. Karena itu olahraga menjadi sangat penting untuk menyeimbangkan perkembangan teknologi informasi yang mereka akses setiap hari,” ungkapnya.

Melalui berbagai ajang olahraga yang digelar Muhammadiyah, Gatot berharap budaya hidup sehat semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana membangun generasi yang sehat, aktif, dan produktif di era digital.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow