LAZISMU DIY Paparkan Laporan Tahunan 2025 ke Publik: Dana ZIS Capai Rp64,2 Miliar

LAZISMU DIY Paparkan Laporan Tahunan 2025 ke Publik: Dana ZIS Capai Rp64,2 Miliar

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Public Expose Pelaporan Tahunan 2025 pada Jumat (6/3) di Den Nany Resto, Jl. Taman Siswa, Mergangsan, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wujud transparansi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat serta para mitra yang selama ini mendukung berbagai program pemberdayaan.

Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan LAZISMU Pusat, BAZNAS, POROZ (Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat), jajaran Muhammadiyah, Sekretaris Daerah DIY, mitra kolaborasi, hingga para muzaki.

Dalam pemaparan laporan tahunan, Wakil Ketua LAZISMU DIY Bidang Fundraising dan Kerja Sama, Purnomo, S.T., M.M., menyampaikan bahwa tahun 2025 menggambarkan kondisi yang paradoks bagi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Di satu sisi kualitas pembangunan manusia menunjukkan fondasi yang kuat, namun masih ada kelompok masyarakat yang hidup dalam kerentanan,” ujarnya.

Data menunjukkan bahwa 83,92 persen penduduk usia 7–23 tahun masih bersekolah dan 89,07 persen penduduk telah memiliki jaminan kesehatan BPJS. Namun demikian, masih terdapat 5,99 persen penduduk yang belum pernah bersekolah serta 8,98 persen masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Menurut Purnomo, kondisi tersebut menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis sebagai instrumen penguat ketahanan sosial sekaligus jembatan menuju kesejahteraan yang lebih merata.

Sepanjang tahun 2025, penghimpunan dana ZIS LAZISMU se-DIY tercatat mencapai Rp64,2 miliar. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber seperti zakat maal, zakat fitri, infak terikat dan tidak terikat, qurban, serta dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dari total dana tersebut, LAZISMU DIY menyalurkan Rp45,2 miliar kepada 75.961 penerima manfaat, baik individu maupun lembaga. Penyaluran dilakukan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Jika dilihat dari sektor penyaluran, pilar Sosial Dakwah menjadi yang terbesar dengan nilai sekitar Rp7,3 miliar, disusul pilar Pendidikan sebesar Rp6,04 miliar, Kemanusiaan sebesar Rp4,1 miliar, serta Kesehatan sekitar Rp1,9 miliar. Sementara itu, pilar Ekonomi menerima sekitar Rp861 juta dan pilar Lingkungan sebesar Rp93 juta untuk berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, LAZISMU DIY juga terus memperkuat inovasi filantropi modern melalui sejumlah program unggulan, seperti Kampung Berkemajuan, Beasiswa Sang Surya, Peduli Guru, dan Qurban Ketahanan Pangan. Program-program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

Salah satu program unggulan, Kampung Berkemajuan, menjadi model pemberdayaan berbasis kawasan yang mengintegrasikan sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Dalam aspek tata kelola, LAZISMU DIY juga menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Lembaga ini tercatat memperoleh opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut sejak tahun 2018 hingga 2024.

Rangkaian Public Expose turut menghadirkan kisah dampak dari para mustahik penerima manfaat program LAZISMU. Kisah tersebut menggambarkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat melalui program pemberdayaan yang dijalankan.

Menjelang waktu berbuka puasa, Wakil Ketua PWM DIY yang membidangi LAZIS dan MPI, Prof. Dr. H. Ariswan, M.Si., DEA, menyampaikan tausiyah refleksi zakat. Ia menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun solidaritas sosial dan kesejahteraan umat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis santunan anak yatim dari Danamon Syariah, dilanjutkan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta ramah tamah dan foto bersama.

Melalui kegiatan ini, LAZISMU DIY berharap kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan program filantropi yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow