Festival Anak Asuh 'Aisyiyah Yogya Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 lewat Permainan Tradisional

Festival Anak Asuh 'Aisyiyah Yogya Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 lewat Permainan Tradisional

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta bekerja sama dengan LAZISMU Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta menggelar Festival Anak Asuh di Kompleks Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Lowanu, Sabtu (18/7).

Festival yang pertama kali diselenggarakan atas inisiatif MKS PDA Kota Yogyakarta ini diikuti anak-anak asuh keluarga ‘Aisyiyah dari tingkat ranting dan cabang. Setiap cabang mengirimkan 15 peserta yang merupakan anak-anak binaan ‘Aisyiyah.

Beragam kegiatan disajikan dalam festival tersebut, mulai dari lomba mewarnai untuk kategori PAUD hingga SD kelas 6, lomba Cerdas Cermat Agama bagi siswa SMP, hingga permainan tradisional seperti engklek, dakon, bola bekel, dan gobag sodor. Festival ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, Ketua PDA Kota Yogyakarta Hj. Rowiyah, serta jajaran LAZISMU Kota Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Ketua PDA Kota Yogyakarta, Hj. Rowiyah, menegaskan bahwa festival ini bertujuan menghadirkan ruang yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

"Kita ingin memberikan ruang bagi anak untuk berkreasi, mengembangkan potensi diri, bergembira, sekaligus mengenal teman-teman baru. Anak-anak saat ini banyak terpapar dunia gawai, padahal dunia anak sejatinya identik dengan aktivitas bermain, termasuk permainan tradisional. Karena itu, permainan-permainan ini perlu kita hidupkan kembali agar anak tidak hanya terfokus pada gadget," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris LAZISMU Kota Yogyakarta, Harjanti Dian Nurani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Festival Anak Asuh menjadi salah satu wujud nyata penyaluran amanah para muzaki kepada mereka yang membutuhkan.

"Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui LAZISMU. Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi para penerima, dan Allah SWT melimpahkan keberkahan rezeki kepada para donatur," tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, menekankan pentingnya membangun karakter anak sejak usia dini melalui pengalaman-pengalaman positif.

Menurutnya, momen seperti Festival Anak Asuh akan menjadi kenangan berharga yang membentuk karakter anak di masa depan.

"Nilai-nilai baik akan lebih mudah ditanamkan sejak anak-anak. Jika sejak dini mereka dibiasakan dengan pengalaman yang positif, maka kebiasaan baik itu akan terus terbawa hingga dewasa," ungkap Budi yang juga merupakan Anggota Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal PDM Kota Yogyakarta.

Usai memberikan sambutan, Budi Santosa Asrori secara resmi membuka festival yang dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis dari LAZISMU kepada 14 anak perwakilan dari masing-masing cabang.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti berbagai perlombaan sesuai kategori. Lomba mewarnai dan kaligrafi dilaksanakan di Gedung Serbaguna, lomba Cerdas Cermat Agama di gedung sebelah utara, sementara permainan tradisional digelar di aula bawah masjid dan halaman kompleks panti.

Menariknya, meski permainan tradisional tidak diperlombakan, antusiasme peserta cukup tinggi. Anak-anak tampak menikmati permainan dakon, engklek, dan gobag sodor bahkan hingga seluruh rangkaian lomba selesai. Hanya permainan bola bekel yang masih minim peminat dengan satu peserta dari Kotagede. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi MKS PDA Kota Yogyakarta untuk menghadirkan festival permainan tradisional yang lebih beragam pada tahun mendatang.

Adapun para pemenang lomba adalah sebagai berikut:

Lomba Mewarnai (PAUD–SD Kelas 1–2)

  • Peringkat I: Janisya Avia (Kotagede)
  • Peringkat II: Areita Prameswari (Kotagede)
  • Peringkat III: Mutiara (Kraton)

Lomba Kaligrafi (SD Kelas 3–6)

  • Peringkat I: Eima Shafira Faustine (Gondokusuman)
  • Peringkat II: Rokarola Zeta (Mantrijeron)
  • Peringkat III: Annora Rhevoyska (Mergangsan)

Lomba Cerdas Cermat Agama (SMP)

  • Peringkat I: PCA Mergangsan
  • Peringkat II: PCA Tegalrejo
  • Peringkat III: PCA Danurejan

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua MKS PDA Kota Yogyakarta, Umi Hidayati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, dewan juri, serta panitia yang telah menyukseskan Festival Anak Asuh.

Ia mengaku bahagia melihat antusiasme anak-anak yang mengikuti seluruh rangkaian acara. Saat ditanya apakah ingin kembali mengikuti festival serupa, para peserta serempak menjawab dengan penuh semangat.

Festival kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada seluruh anak yang hadir, baik peserta lomba maupun mereka yang mengikuti permainan tradisional, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam memperingati Hari Anak Nasional.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow