Terus Berprestasi, Tapak Suci Kembali Raih Juara Umum di PON Beladiri 2025

Terus Berprestasi, Tapak Suci Kembali Raih Juara Umum di PON Beladiri 2025

Smallest Font
Largest Font

KUDUS — Langkah para pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah kembali meninggalkan jejak gemilang di gelanggang nasional. Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang digelar di Jarum Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Tapak Suci sukses menyabet gelar Juara Umum cabang Pencak Silat.

Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 18–22 Oktober 2025 ini diikuti ratusan atlet muda dari seluruh Indonesia pada kelompok usia 17–23 tahun. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, PON Beladiri juga menjadi ruang pembinaan dan evaluasi bagi perguruan silat dalam melahirkan kader atlet muda secara berjenjang dan berkelanjutan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian para atletnya yang kembali mengharumkan nama Tapak Suci di kancah nasional.

“Alhamdulillah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah kembali membuktikan hasil pembinaan dan latihan di seluruh PIMDA dan PIMWIL. Di PON Sumut kita juara umum dengan tujuh emas, di POMNAS Solo juga juara umum, dan kini di PON Beladiri Kudus kita kembali mengulang sejarah sebagai juara umum,” ujar Afnan penuh syukur, Rabu (22/10).

Capaian ini, lanjut Afnan, bukan semata kemenangan di arena, melainkan buah dari semangat perjuangan, disiplin, dan pengabdian kader Tapak Suci di seluruh pelosok negeri.

Wakil Ketua PP Tapak Suci, Rony Syaifullah, yang turut hadir langsung di arena kejuaraan, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh elemen perguruan.

“Ini buah dari latihan yang konsisten, pengorbanan para pelatih, dan dedikasi para pendekar di seluruh Indonesia. Mereka tidak hanya mengajarkan jurus, tapi juga menanamkan nilai. Prestasi ini bukti bahwa Tapak Suci hebat di arena dan di pembinaan. Mari terus mengasah kemampuan dan memberikan kebanggaan untuk perguruan tercinta,” tegas Rony dengan penuh semangat.

Apresiasi juga datang dari Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. Menurutnya, Tapak Suci telah menunjukkan model pembinaan olahraga yang selaras antara keterampilan fisik, ketangguhan mental, dan kedalaman spiritual.

“Tapak Suci telah menunjukkan kualitas pembinaan yang unggul dan sistematis. Ini bukti bahwa tradisi prestasi lahir dari nilai, disiplin, dan spiritualitas Muhammadiyah,” ujar Gatot.

Ia juga mengajak seluruh sekolah Muhammadiyah dan pimpinan di berbagai tingkatan untuk terus menggiatkan Tapak Suci sebagai wadah pembinaan karakter dan prestasi generasi muda.

Dalam ajang PON Beladiri 2025 ini, Tapak Suci menurunkan atlet-atlet terbaiknya yang berhasil mengukir prestasi membanggakan, antara lain: Rizky Meiko, Faizal, Kirana Tias, Butsaina, Paula Listi, Reydo Sabillilah, Riski Enjel, M. Wildan, M. Riski Tama, Arief Saputra, Arwin Ibrahim, dan Fitri Mawarni.

Mereka menjadi simbol generasi penerus Tapak Suci yang tidak hanya kuat di teknik dan strategi, tetapi juga teguh dalam iman dan akhlak.

Prestasi ini menegaskan bahwa Tapak Suci bukan sekadar perguruan bela diri, melainkan madrasah pembentuk karakter, tempat lahirnya kader-kader unggul yang berani, disiplin, dan berjiwa juang tinggi.

Dari Kudus, gema kemenangan ini mengalun membawa pesan bahwa Tapak Suci terus berprestasi, berakhlak, dan berkontribusi untuk negeri, mewarisi api semangat pendiri, sekaligus menyalakan harapan baru bagi generasi muda Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow