PWM DIY Terima Silaturahim DPW PPP DIY, Bahas Sinergi Umat hingga Isu Sosial

PWM DIY Terima Silaturahim DPW PPP DIY, Bahas Sinergi Umat hingga Isu Sosial

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) menerima kunjungan silaturahim dari Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) DIY pada Jumat sore (17/4) di Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning no. 130 B, Rejowinangun, Kota Yogyakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir dari PWM DIY, antara lain Ketua Muh. Ikhwan Ahada, didampingi Wakil Ketua Azman Latif, Wakil Sekretaris Farid Setiawan, serta Farid Bambang Siswantoro dan Fani Satria dari  Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM DIY. Sementara itu, rombongan DPW PPP DIY dipimpin langsung oleh Ketua Muhammad Yazid bersama jajaran pimpinan PPP DIY. Turut hadir pula anggota DPD RI dari DIY, Ahmad Syauqi Soeratno pada pertemuan ini.

Ketua DPW PPP DIY, Muhammad Yazid, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama ke depan sekaligus memohon doa restu, bimbingan, dan arahan dari Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa PPP DIY membutuhkan masukan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya dalam menghadapi agenda musyawarah cabang PPP se-DIY.

“Kami mohon doa restu dan dukungan. Tidak hanya itu, kami juga berharap jika ada putra-putri terbaik Muhammadiyah yang berkenan berkontribusi di kepengurusan partai tingkat cabang,” ujarnya.

Yazid juga menegaskan bahwa meskipun Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik praktis, secara personal banyak kader PPP yang memiliki kedekatan nilai dengan persyarikatan. Ia berharap komunikasi ini dapat terus terjalin, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dalam proses politik, termasuk pembahasan kebijakan daerah.

Selain itu, PPP DIY juga menyoroti sejumlah isu strategis, seperti perjuangan insentif bagi guru honorer baik negeri maupun swasta, serta komitmen dalam pemberantasan peredaran minuman keras di masyarakat. “Kami siap bersinergi dalam gerakan amar ma’ruf nahi munkar dan berharap mendapat arahan serta tausiyah dari Muhammadiyah,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada, menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki prinsip menjaga kedekatan dengan semua partai politik. Ia menyebut, Muhammadiyah terbuka terhadap silaturahim sebagai bagian dari upaya membangun kemaslahatan bersama.

“Sebagaimana kepribadian Muhammadiyah, kami menjalin kedekatan yang sama dengan seluruh partai politik. Ini bagian dari upaya memberi warna dan kontribusi bagi kehidupan kebangsaan,” ungkapnya.

Ikhwan juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah mendukung kader-kadernya yang ingin berdakwah melalui jalur politik. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi kekuatan untuk menyatukan langkah dalam misi amar ma’ruf nahi munkar, meskipun berada dalam “baju” yang berbeda.

Dalam kesempatan itu, PWM DIY turut menyoroti sejumlah persoalan sosial di Yogyakarta, seperti maraknya peredaran minuman keras, kenakalan remaja, serta tingginya angka stunting. Ia menekankan pentingnya kepedulian semua pihak terhadap kondisi masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap masyarakat itu penting. Kita berharap ke depan ada sinergi yang lebih konkret untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut,” katanya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow