PWM DIY dan BPRS HIK MCI Bagikan 259 Kado Ramadan kepada Relawan AmbulanMu se-DIY
YOGYAKARTA — Muhammadiyah terus menebar kebaikan kepada berbagai kalangan, termasuk para pengemudi ambulans yang menjadi garda depan layanan kemanusiaan. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) melalui Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), dan LAZISMU bekerja sama dengan BPRS HIK MCI membagikan Kado Ramadan 1447 H kepada personel Ambulans Muhammadiyah (AmbulanMu) se-DIY pada Rabu (11/3) di Gedung Muhammadiyah DIY.
Sebanyak 259 paket Kado Ramadan disalurkan kepada para relawan AmbulanMu. Setiap paket senilai sekitar Rp250 ribu, yang berisi sembako, uang transportasi, serta bingkisan Lebaran.
Program ini juga mendapat dukungan dari sembilan rumah sakit Muhammadiyah di DIY, yakni RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS PKU Muhammadiyah Sleman, RSU PKU Muhammadiyah Bantul, RS PKU Muhammadiyah Wonosari, RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede, RS AMC Muhammadiyah, RS PKU Muhammadiyah Nanggulan, dan RS Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat One Muhammadiyah One Respond dalam memperkuat dakwah sosial dan kemanusiaan.
“Pembagian Kado Ramadan ini bagian dari One Muhammadiyah One Respond, di mana AmbulanMu menjadi bagian penting dari dakwah sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan Muhammadiyah bersama MPKS sebagai operator, MPKU di bidang medis, dan LAZISMU sebagai ujung tombak pendanaan. Semoga ini bermanfaat dan menguatkan dakwah persyarikatan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY, Prof. Dr. Ariswan, M.Si., D.E.A., memberikan apresiasi kepada para relawan AmbulanMu yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, para pengemudi AmbulanMu adalah sosok terhormat karena selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan, tanpa mengenal waktu maupun kondisi cuaca.
“Anda semua adalah orang terhormat. Ketika diperlukan, selalu siap tanpa mengenal waktu dan cuaca. Jika tidak dilandasi keimanan tentu hal itu tidak mudah dilakukan. Namun karena berada dalam naungan Persyarikatan Muhammadiyah, semua dijalani dengan penuh keikhlasan,” kata Ariswan.
Ia menambahkan bahwa setiap peran dalam perjuangan dakwah Muhammadiyah, sekecil apa pun, memiliki nilai besar bagi masyarakat. Termasuk para pengemudi AmbulanMu yang setiap hari membantu mengantarkan pasien menuju layanan kesehatan.
“Selama roda terus berputar, jiwa dan raga kita terus berbagi, dan pahala akan terus mengalir. Saya yakin itu. Karena itu saya merasa berada di tengah orang-orang terhormat, para pejuang persyarikatan yang jasanya dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Ariswan juga menilai keberadaan AmbulanMu merupakan bagian penting dari misi pelayanan Muhammadiyah kepada umat. Melalui layanan AmbulanMu, banyak pasien dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.
“Ketika pasien bisa sampai kepada ahlinya dan akhirnya selamat, di situlah muncul rasa syukur dan doa dari mereka untuk AmbulanMu. Di situlah esensi perjuangan Muhammadiyah, melayani umat,” ujarnya.
Ia berharap para relawan AmbulanMu terus berkarya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Bersyukurlah atas apa yang Allah berikan. Saya yakin AmbulanMu bukan orang yang putus asa, tetapi orang-orang yang berjalan menuju puncak prestasi kehidupan,” pungkas Ariswan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow