PCIM Arab Saudi dan Britania Raya Gagas Konsep Umrah 3M: Makkah, Madinah, Manchester

PCIM Arab Saudi dan Britania Raya Gagas Konsep Umrah 3M: Makkah, Madinah, Manchester

Smallest Font
Largest Font

MAKKAH — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Arab Saudi dan PCIM Britania Raya dan Irlandia menjajaki kolaborasi strategis dalam pelayanan umrah bagi warga Indonesia yang tinggal di Britania Raya, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa. Gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahim kedua pihak di Rumah Ahmad Dahlan, Aziziyah, Makkah.

Salah satu gagasan yang dibahas adalah konsep umrah 3M, yakni Makkah, Madinah, dan Manchester. Konsep ini menggabungkan perjalanan ibadah umrah dengan kunjungan transit ke Britania Raya. Meski demikian, skema tersebut masih memerlukan pembahasan teknis sebelum dapat diterapkan.

PCIM Kerajaan Arab Saudi dalam pertemuan itu diwakili oleh pembina Lembaga Khidmah Haji dan Umrah (LKHU) PCIM Arab Saudi, Fazzal Hawari, bersama jajaran Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Makkah. Hadir di antaranya Ketua PRIM Makkah Qorinul Anhar Karim, Sekretaris PRIM Makkah Asadullah Syamil, Bendahara PRIM Makkah Syubanul Arif Wicaksono, serta Habib selaku anggota PRIM Makkah.

Sementara itu, PCIM Britania Raya dan Irlandia diwakili oleh ketuanya, Ince Dian Aprilyani Azir. Dalam pertemuan tersebut, Ince memaparkan tantangan dakwah Muhammadiyah di Britania Raya, terutama karena umat Islam menjadi kelompok minoritas di tengah masyarakat setempat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah bergabung dengan Muslim Council of Britain (MCB) atau Dewan Muslim Inggris. Langkah ini ditujukan untuk memperluas jaringan dan memperkuat posisi dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat Inggris.

PCIM Britania Raya dan Irlandia juga mengembangkan pendekatan dakwah melalui komunitas suporter sepak bola Muslim. Inisiatif tersebut antara lain dilakukan melalui pertemuan dan diskusi dengan Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) di Old Trafford. Ke depan, pendekatan serupa diharapkan dapat menjangkau komunitas suporter Muslim di berbagai kota di Inggris.

Di sisi lain, PRIM Makkah memaparkan kegiatan dakwah yang telah berjalan, termasuk kajian ummahat yang menjangkau warga Indonesia di Makkah. PCIM Arab Saudi juga memperkenalkan sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), di antaranya LKHU dan Lazismu, yang bergerak dalam pelayanan jamaah serta kegiatan sosial.

Ketua PRIM Makkah, Qorinul Anhar Karim, menilai kolaborasi antarcabang istimewa diperlukan agar program dakwah dan pelayanan dapat saling melengkapi.

“Dari sini tentu kolaborasi antar PCIM harus saling mendukung dan menguatkan. Yang kedua, kami juga berusaha bersama untuk mengisi celah-celah yang kosong supaya ke depan tetap ada program-program strategis yang saling dikolaborasikan dan hal inilah yang saya rasa wajib dilakukan,” ujar Qorin, sebagaimana rilis yang diterima redaksi pada Sabtu (17/10).

Dalam pembahasan layanan umrah transit, Ince menjelaskan bahwa konsep 3M berpotensi memudahkan perjalanan warga Indonesia yang berada di Britania Raya dan ingin melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Menurutnya, pemegang visa Britania Raya dapat memperoleh visa saat kedatangan di Arab Saudi sehingga perjalanan dapat direncanakan melalui skema tersebut.

“Kami di PCIM Britania Raya dan Irlandia siap menyambut dan mendampingi jamaah selama di Inggris, sementara teman-teman di PRIM Makkah dan LKHU PCIM Arab Saudi mendampingi di Tanah Suci,” kata Ince.

Sebagai tindak lanjut, LKHU PCIM Arab Saudi akan menyusun aspek teknis dari gagasan tersebut. Jika dapat direalisasikan, kolaborasi ini diharapkan menjadi bentuk pelayanan Muhammadiyah bagi diaspora Indonesia yang ingin melaksanakan umrah dengan pendampingan selama berada di Britania Raya maupun di Tanah Suci.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow