Lindungi Balita dari Kabut Asap, LAZISMU ‘Aisyiyah Dukung Rumah Oksigen di Kalbar

Lindungi Balita dari Kabut Asap, LAZISMU ‘Aisyiyah Dukung Rumah Oksigen di Kalbar

Smallest Font
Largest Font

KUBU RAYA — Kantor LAZISMU Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menyalurkan bantuan untuk mendukung operasional Rumah Oksigen Balita bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang perlindungan kesehatan bayi dan balita yang rentan terdampak kabut asap.

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi pada Selasa (20/10), bantuan disalurkan kepada Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Barat dan selanjutnya dikelola oleh LAZISMU Kalimantan Barat. Rumah Oksigen Balita berlokasi di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Penanggung jawab program KL LAZISMU PP ‘Aisyiyah, Rifka Anisa, menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup perlengkapan kesehatan, kebutuhan dasar, serta sarana pendukung untuk kenyamanan anak selama berada di lokasi.

Perlengkapan yang disalurkan antara lain alat pemurni udara (air purifier) Aqua Purifier KJ300F-VNUI, masker, tisu basah dan kering, serta perlengkapan istirahat berupa kasur, bantal, tikar, karpet, dan rak penyimpanan.

Bantuan juga meliputi makanan ringan untuk balita, susu, vitamin anak, serta peralatan kesehatan berupa nebulizer Omron NE-C28, termometer, dan timbangan digital. Selain itu, tersedia permainan edukatif untuk mendukung aktivitas bermain anak selama berada di Rumah Oksigen Balita.

Program ini tidak hanya diarahkan untuk menunjang kesehatan fisik, tetapi juga memperhatikan kenyamanan psikologis anak. Lingkungan yang aman dan ramah anak diharapkan dapat menjadi ruang istirahat sekaligus mendukung pendampingan psikologis selama masa bencana.

“Melalui dukungan tersebut, Kantor LAZISMU PP ‘Aisyiyah berharap beban keluarga yang terdampak karhutla, khususnya yang memiliki bayi dan balita, dapat berkurang. Program Rumah Oksigen Balita diharapkan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sekaligus memberikan dukungan terhadap kesehatan dan kondisi psikologis mereka selama menghadapi bencana,” ujar Rifka.

Pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah unsur Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kalimantan Barat. Pihak yang terlibat antara lain PWA Kalimantan Barat, LAZISMU Kalimantan Barat, Majelis Kesehatan ‘Aisyiyah, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PWA, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Kalimantan Barat, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kubu Raya, Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Kubu Raya, serta Majelis Kesehatan Sosial (MKS) PWM Kalimantan Barat.

Selain di Kubu Raya, layanan Rumah Oksigen di Kalimantan Barat juga dikembangkan di sejumlah titik. Lokasi tersebut meliputi SMA Muhammadiyah 1 Pontianak sebagai Posko Koordinasi Utama Karhutla Muhammadiyah Kalimantan Barat, ITEKES Muhammadiyah Kalbar di Sungai Raya Dalam, Universitas Muhammadiyah Pontianak di Jalan Ahmad Yani, Politeknik ‘Aisyiyah (POLITA) Pontianak di Jalan Ampera, SMK 1 Muhammadiyah Kubu Raya di Rasau Jaya, serta SD Muhammadiyah 1 dan 2 Pontianak.

Layanan lainnya tersedia di Muhammadiyah Health Care Center (MHCC) Desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya. Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah juga mengembangkan layanan Rumah Oksigen bergerak yang menjangkau Parit Timur, Sungai Ambawang, dan Puskesmas Korpri di Sungai Raya Dalam. Pengembangan layanan turut menjangkau Kabupaten Sintang melalui kolaborasi Muhammadiyah dan Forstar.

Melalui bantuan perlengkapan dan pengembangan layanan tersebut, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah berupaya mendukung kebutuhan kesehatan serta kenyamanan bayi dan balita selama menghadapi dampak karhutla. Program ini juga diharapkan dapat membantu keluarga yang membutuhkan tempat perlindungan sementara dari paparan kabut asap.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow