Musyda XXII IMM DIY Resmi Dibuka, Songsong 'Nawasena' Ikatan

Musyda XXII IMM DIY Resmi Dibuka, Songsong 'Nawasena' Ikatan

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Ratusan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta memadati Amphiteater Gedung E8 Djarnawi Hadikusuma Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) XXII IMM DIY, Kamis malam (11/12). Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri pimpinan persyarikatan dan tokoh-tokoh Muhammadiyah.

Hadir dalam acara tersebut Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza, M.Psi., Wakil Ketua PWM DIY Dr. Iwan Setiawan, M.S.I., Wakil Ketua PWA DIY Alfia Nuriska, S.Kom., M.M., Wakil Rektor UMY Bidang Pengembangan Universitas dan AIK Prof. Faris Al Fadhat, M.A., Ph.D. serta perwakilan organisasi otonom tingkat wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPD IMM DIY Muhammad Taufiq Firdaus, M.H., menyampaikan bahwa Musyda kali ini mengangkat tema “Nawasena Ikatan”. Kata nawasena berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti masa depan, menurutnya menggambarkan harapan besar IMM DIY untuk tumbuh menjadi gerakan kader yang visioner dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Kita harus membahas agenda kolektif secara konsensus, bukan saling menjatuhkan. Dua tahun ini IMM DIY telah berupaya menyusun praktik baik dalam diskursus akademik. Sekaligus mempersiapkan kader untuk berdiaspora di berbagai lini dan hadir memberi manfaat,” tegasnya.

Taufiq mengajak seluruh kader menjadikan Musyda sebagai ruang untuk merumuskan peran strategis IMM dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, IMM DIY harus mampu menjadi pilot project generasi muda yang unggul.

“Bagaimana bisa mewujudkan Indonesia Emas jika kita saling menghardik? Mari menuntaskan pilot project ini agar IMM DIY mampu melintasi zaman dan memberi kontribusi nyata,” ungkapnya.

Ketua Umum DPP IMM, Riyan Betra Delza, dalam arahannya menekankan bahwa IMM adalah organisasi yang “membebaskan dan memberdayakan”. Ia mengingatkan bahwa kader IMM harus memiliki idealisme, tetapi idealisme itu harus diimbangi kemampuan membaca tantangan zaman.

“Setiap zaman punya tantangannya sendiri, dan metode gerakan tidak bisa sama. Idealisme yang tidak mampu membaca zaman justru menjadi beban,” ujarnya.

Ia memaparkan beberapa program pengembangan kader yang telah dijalankan DPP IMM, seperti Djazman English and Arabic Scholarship dan Pembinaan Dai Mahasiswa Muhammadiyah. Riyan juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas internal serta menghindari konflik yang hanya menghambat gerakan.

“IMM adalah lokomotif besar penyebar kebermanfaatan. Zaman terus berjalan, maka IMM harus terus adaptif dan selaras,” tambahnya.

Wakil Rektor UMY Bidang Pengembangan Universitas dan AIK, Faris Al Fadhat,  menyampaikan bahwa Musyda bukan hanya pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum ijtihad gerakan IMM.

“Jika punya ilmu, harus dipraktikkan. Musyda adalah ruang refleksi untuk memikirkan hal-hal yang belum pernah dipikirkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan berbagai tantangan kontemporer, mulai dari disrupsi teknologi yang menggerus keilmuan, polarisasi publik akibat minim literasi, hingga ketidakpastian ekonomi dan ketidakadilan sosial. Menurutnya, IMM sebagai gerakan ilmu harus menjaga tradisi intelektual Muhammadiyah untuk menghadapi tantangan tersebut.

“IMM DIY punya tanggung jawab besar menjaga warna gerakan keilmuan. Diaspora kader IMM harus tetap membawa warna khas itu,” tutupnya.

Persidangan Musyda XXII IMM DIY akan berlangsung pada 12–14 Desember 2025 di Gedung AR Fachrudin B Lantai 5 UMY. Agenda Musyda meliputi pembahasan arah gerakan dan kebijakan IMM DIY, Perumusan program strategis periode mendatang, hingga pemilihan dan penetapan Ketua Umum serta Formatur DPD IMM DIY periode Musyda XXII.

Melalui Musyda ini, IMM DIY diharapkan mampu melahirkan gagasan baru, memperkuat tradisi keilmuan, dan meneguhkan peran kader sebagai pelopor kemajuan umat dan bangsa. Sehingga mampu mencapai nawasena yang menjadi tema dari Musyda XXII IMM DIY.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    1
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow