Mulai Kelola Transaksi Kurban Secara Digital, Muhammadiyah Hadirkan QurbanMu di Aplikasi MASA
YOGYAKARTA — Muhammadiyah mulai mengelola transaksi kurban melalui sistem digital terintegrasi sebagai bagian dari transformasi layanan keumatan berbasis teknologi. Melalui kolaborasi antara LabMu dan LAZISMU, layanan QurbanMu kini hadir di aplikasi MASA untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban secara lebih praktis, transparan, dan amanah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah membangun fondasi pengelolaan amanah umat yang lebih modern serta siap menjawab kebutuhan layanan berskala besar di era digital.
Di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital di Indonesia, transformasi pengelolaan kurban dinilai menjadi kebutuhan penting agar proses ibadah dan distribusi manfaat dapat berlangsung lebih efisien, terukur, dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.
Melalui sistem digital QurbanMu, masyarakat dapat melaksanakan seluruh proses kurban dalam satu ekosistem, mulai dari memilih hewan kurban, melakukan pembayaran secara digital, hingga proses pengelolaan dan pendistribusian yang dilakukan melalui jaringan Muhammadiyah dan LAZISMU.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi para pekurban, tetapi juga memperkuat tata kelola kurban yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan sosial.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si., menegaskan bahwa berkurban melalui layanan digital merupakan pilihan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Berkurban di LAZISMU melalui MASA merupakan langkah tepat untuk kurban di zaman Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang terpercaya dan amanah,” ujarnya.
Sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah, LabMu menghadirkan infrastruktur teknologi yang memungkinkan proses pengelolaan kurban berjalan lebih terintegrasi dan terukur. Sementara itu, Lazismu memastikan seluruh proses penghimpunan, pengelolaan, dan distribusi kurban tetap berpegang pada prinsip amanah, profesionalitas, serta kebermanfaatan bagi masyarakat.
Muhammadiyah juga melihat antusiasme masyarakat terhadap layanan kurban digital terus meningkat, terutama dari kalangan yang membutuhkan kemudahan beribadah tanpa mengurangi nilai spiritual dan sosial yang terkandung dalam ibadah kurban.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari visi jangka panjang Muhammadiyah dalam membangun ekosistem layanan umat berbasis teknologi yang mampu mendukung berbagai kebutuhan sosial, filantropi, dan pemberdayaan ekonomi secara lebih terintegrasi.
Ketua Badan Pengurus Pusat LAZISMU, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan rasa syukur atas implementasi digitalisasi kurban melalui aplikasi MASA yang dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban.
Menurutnya, sinergi antara LAZISMU dan MASA telah menghasilkan penghimpunan kurban yang cukup signifikan, yakni sebanyak 13 ekor sapi, 30 ekor kambing, dan 22 ekor domba.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan adanya digitalisasi kurban melalui aplikasi MASA yang sungguh menjadi jalan keberkahan bagi semua. Sinergi dan kolaborasi antara LAZISMU dan MASA benar-benar memudahkan para mudhohi untuk menyalurkan kurbannya hanya dengan sentuhan jemari di gawainya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pekurban yang telah mempercayakan penyaluran kurbannya melalui LAZISMU.
“Terima kasih atas kepercayaan para mudhohi kepada kami. Insyaallah kurban bapak dan ibu diproses sesuai syariat serta tersalurkan secara amanah kepada yang membutuhkan. Semoga ke depan jumlah penghimpunan kurban terus meningkat dan memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk di kawasan 3T, program pencegahan stunting, serta wilayah rawan dan terdampak bencana,” tambahnya.
Ke depan, Muhammadiyah berkomitmen terus memperkuat pengembangan layanan digital keumatan melalui kolaborasi lintas ekosistem agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia. Dengan digitalisasi kurban, Muhammadiyah tidak hanya menghadirkan kemudahan beribadah, tetapi juga memperkuat tata kelola filantropi Islam yang modern, transparan, dan berdaya jangkau luas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow