Muhammadiyah Sapen Universal School Resmi Berdiri: Awal dari Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah
YOGYAKARTA — Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) akhirnya diresmikan pada Sabtu (4/7). Kehadiran sekolah unggul berwawasan global tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) untuk menghadirkan amal usaha yang unggul, berdaya saing, dan menjadi mercusuar bagi Muhammadiyah.
“Kami bersyukur atas berdirinya SD Muhammadiyah Sapen Universal School. Namun, langkah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tekad kami untuk menghadirkan sekolah lanjutan, baik SMP maupun SMA, yang mampu mencerminkan modernitas dan kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., dalam peresmian Muhammadiyah Sapen Universal School.
Dalam sambutannya, Ikhwan menjelaskan bahwa MSUS merupakan hasil ikhtiar bersama SD Muhammadiyah Sapen, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, PWM DIY, serta seluruh pemangku kepentingan. Hal ini menjadi bagian dari implementasi delapan program prioritas PWM DIY periode 2022–2027 dalam mewujudkan gerakan dakwah dan tajdid melalui pendidikan yang berorientasi pada masa depan.
Karena itu, peresmian MSUS bukanlah penutup sebuah perjalanan. Justru, inilah awal kebangkitan agar amal usaha Muhammadiyah lainnya memiliki semangat untuk terus melenting, berkembang, dan naik kelas.
Pada kesempatan tersebut, Ikhwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Muhammadiyah Sapen Universal School sebagai ikhtiar mencetak generasi unggul yang memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
“Kepada seluruh orang tua siswa, kami berharap putra-putri yang belajar di Muhammadiyah Sapen Universal School tumbuh menjadi insan yang saleh dan salehah, berilmu, berkarakter, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” harapnya.
Muhammadiyah Sapen Universal School dibangun melalui kolaborasi PT Karya Unggul Berkemajuan (PT KUB) dan PT Mentari Prima Niaga (PT MPN). Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 8.200 m², termasuk area hingga pagar belakang, dengan luas bangunan mencapai 4.947 m² yang terdiri atas enam lantai.
Pembangunan berhasil diselesaikan dalam waktu 274 hari kalender atau belum genap satu tahun, dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp38,6 miliar.
Fasilitas yang tersedia di setiap lantai meliputi:
- Lantai dasar: kafetaria, musala, dan Laboratorium ISMUBA.
- Lantai 1: lobi, perpustakaan, ruang rapat, ruang pimpinan, ruang administrasi, serta klinik.
- Lantai 2: ruang kelas modern dan ruang guru.
- Lantai 3: ruang kelas, ruang guru, serta ruang pengembangan minat dan bakat.
- Lantai 4: ruang minat bakat, laboratorium matematika, laboratorium bahasa, laboratorium sains, serta ruang diskusi.
- Lantai 5: ruang gym, arena olahraga indoor, dan ruang penyimpanan peralatan.
Seluruh ruang kelas dilengkapi kursi multifungsi yang dapat direbahkan sehingga siswa dapat beristirahat dengan nyaman. Selain itu, tersedia layar interaktif berukuran 85 inci. Awalnya, bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI berukuran 75 inci, kemudian ditingkatkan menjadi 85 inci dengan total 12 unit.
Keunggulan lain dari sekolah ini adalah penggunaan lift atau elevator modern. Berbeda dengan elevator pada umumnya yang tidak dapat digunakan saat terjadi keadaan darurat, elevator yang digunakan di MSUS tetap dapat beroperasi sesuai standar keselamatan sehingga dapat membantu proses evakuasi apabila diperlukan.
“Akhirnya, kami berharap pembangunan Muhammadiyah Sapen Universal School tidak berhenti sampai di sini. Semoga Allah Swt. memberikan kemudahan sehingga cita-cita membangun Tower 2 yang direncanakan memiliki sembilan lantai dapat segera terwujud,” harap Ketua Tim Pembangunan Muhammadiyah Sapen Universal School, H. Gita Danu Pranata, M.M.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow