Muhammadiyah dan Arigatou International Bahas Kolaborasi Pendidikan Karakter dan Etika
JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Arigatou International Jenewa dan United Religions Initiative (URI) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (24/6). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam penguatan pendidikan etika, pendidikan karakter, dan pengembangan nilai-nilai hidup damai di tengah masyarakat yang beragam.
Delegasi Arigatou International dipimpin oleh Maria Lucia Uribe Torre bersama Suchith Abeyewickreme dari Sri Lanka. Mereka diterima oleh Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni didampingi Wakil Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah, Unang Rahmat.
Dalam pertemuan itu, Syafiq menyambut baik peluang kolaborasi yang dinilai dapat memperkuat upaya kedua lembaga dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kemanusiaan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Muhammadiyah selalu terbuka terhadap kerja sama yang saling menguntungkan dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas," ujar Syafiq.
Ia menjelaskan, Muhammadiyah memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi dasar untuk membangun sinergi dengan berbagai mitra internasional.
Syafiq menambahkan bahwa gerakan Muhammadiyah berlandaskan nilai Islam, dakwah amar makruf nahi mungkar, dan tajdid yang diwujudkan melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Maria Lucia Uribe Torre memaparkan Program Pendidikan Etika yang dikembangkan Arigatou International bersama sejumlah mitra di berbagai negara. Program tersebut berfokus pada penguatan nilai-nilai etika, pendidikan perdamaian, serta kemampuan hidup bersama dalam keberagaman (learning to live together).
Menurut Maria, program tersebut telah menjangkau lebih dari 60 ribu siswa dan melibatkan sekitar 1.500 guru di Indonesia. Implementasinya berlangsung di lima provinsi, yakni Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Ia menjelaskan, kurikulum yang dikembangkan bersifat adaptif sehingga dapat diselaraskan dengan kebijakan pendidikan nasional. Program ini juga mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila, pembelajaran berbasis pembiasaan, serta pendekatan deep learning.
"Tujuannya adalah membantu anak-anak mengembangkan nilai-nilai etis, membangun budaya damai, dan belajar hidup bersama dalam keberagaman," kata Maria.
Program tersebut turut didukung metode Training of Trainers (ToT), yang memungkinkan para guru menjadi fasilitator bagi rekan sejawat di daerah masing-masing sehingga pelaksanaan program dapat diperluas secara berkelanjutan.
Menanggapi peluang kerja sama tersebut, Unang Rahmat mengatakan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah telah berpengalaman menyelenggarakan pelatihan pendidikan karakter bagi guru-guru Muhammadiyah melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurutnya, pendidikan karakter yang dikembangkan Muhammadiyah memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam dan nilai luhur bangsa. Karena itu, kolaborasi dengan Arigatou International dinilai dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dalam membangun karakter generasi muda.
"Kami memandang kerja sama ini sebagai peluang penting untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan generasi yang mampu hidup bersama dalam suasana damai, saling menghormati, dan penuh harmoni," ujar Unang.
Melalui pertemuan ini, Muhammadiyah dan Arigatou International membuka peluang pengembangan program pendidikan karakter yang lebih luas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya membangun generasi yang berakhlak, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, serta mampu hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow