IMM Kembali ke Masjid: Mengembalikan Masjid sebagai Pusat Peradaban
YOGYA – Pada saat yang bersamaan dengan Kelas Tarjih, PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta meluncurkan program “IMM Kembali ke Masjid untuk Masa Depan”, hari Jumat (21/2).
Program “IMM Kembali ke Masjid untuk Masa Depan” bertujuan untuk merevitalisasi fungsi masjid sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan gerakan sosial. Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti kajian Islam progresif, dakwah digital, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, serta advokasi sosial berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
Program yang digagas oleh PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta merupakan sebuah inisiatif penting dalam upaya menghidupkan kembali peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban umat Islam.
Tujuannya untuk mengajak umat, khususnya mahasiswa, untuk lebih mengenal dan memanfaatkan masjid sebagai wahana pendidikan, dakwah, sosial, dan kebudayaan, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan umat dan bangsa.
Pada program ini, IMM mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung gerakan ini, sehingga masjid dapat kembali menjadi tempat yang penuh dengan aktivitas positif, pemberdayaan umat, serta sebagai wahana untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih baik.
“Harapan ke depannya, program ini tidak hanya menjadi sebuah kegiatan sesaat, tetapi menjadi gerakan yang terus berkembang dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat,” harap Ketua Umum PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta, Fakhri Ilham Syarifudin.
Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya kembali ke masjid dan memanfaatkan masjid sebagai pusat peradaban. Tidak hanya itu, program ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat partisipasi aktif dari umat Islam, terutama kalangan muda, dalam berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di masjid.
Salah satu harapan besar dari IMM adalah terwujudnya sinergi antara masjid, masyarakat, dan kampus, untuk menciptakan lingkungan yang produktif dan berbasis pada nilai-nilai agama yang membawa maslahat bagi seluruh umat.
“Dengan IMM Kembali ke Masjid, masjid diharapkan kembali memainkan peran sentral dalam membentuk peradaban Islam yang progresif, inklusif, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan dunia,” tutur Fakhri.
Hal ini mendapatkan sambutan baik dari berbagai pihak, salah satunya Ketua PP Muhammadiyah Prof. Irwan Akib, M.Pd. yang mengapresiasi langkah strategis yang diambil oleh PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam membangun peradaban Islam yang berbasis ilmu dan amal nyata.
“Masjid-masjid yang dikelola tadinya oleh Muhammadiyah, bisa diambil oleh orang-orang. Kenapa bisa begitu? Bukan kesalahan mereka, mungkin juga kesalahan kita,” ujar Prof. Irwan mengungkapkan keresahannya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow