EMT Muhammadiyah Ditunjuk WHO sebagai Peer Reviewer Verifikasi Peace Winds Japan
TOKYO — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah kembali menorehkan pengakuan di tingkat internasional. Perwakilan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, dr. Corona Rintawan, ditunjuk oleh World Health Organization (WHO) sebagai peer reviewer dalam Verification Visit Emergency Medical Team (EMT) milik Peace Winds Japan (PWJ) pada 23–24 Juli 2026 di Jepang.
Penugasan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi untuk memperoleh sertifikasi WHO EMT Type 1 Mobile, standar internasional yang harus dipenuhi Peace Winds Japan agar diakui sebagai Emergency Medical Team oleh WHO.

Selama dua hari, tim verifikator melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan operasional Peace Winds Japan, mulai dari pelayanan medis, sistem manajemen, dukungan logistik, hingga pemenuhan standar teknis yang ditetapkan WHO.
Penunjukan dr. Corona Rintawan sebagai salah satu peer reviewer menjadi bukti pengakuan WHO atas kapasitas dan pengalaman EMT Muhammadiyah dalam mengembangkan serta menyelenggarakan layanan kesehatan darurat sesuai standar internasional. Keterlibatan tersebut sekaligus mencerminkan kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung peningkatan kualitas Emergency Medical Team di tingkat global.
Ketua EMT Muhammadiyah sekaligus perwakilan MDMC, dr. Corona Rintawan, mengatakan kepercayaan dari WHO merupakan kesempatan berharga bagi Muhammadiyah untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan sistem Emergency Medical Team.
"Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa kualitas EMT Muhammadiyah mendapat pengakuan di tingkat internasional. Di sisi lain, ini juga menjadi kesempatan bagi Muhammadiyah untuk terus berkembang, memperluas jejaring, dan meningkatkan kontribusi dalam upaya kemanusiaan global," ujarnya.

Pada akhir proses verifikasi, Peace Winds Japan resmi memperoleh sertifikasi WHO EMT Type 1 Mobile. Dengan capaian tersebut, Peace Winds Japan menjadi salah satu Emergency Medical Team yang diakui WHO dan berhak memberikan layanan kesehatan darurat berstandar internasional dalam berbagai respons bencana di berbagai negara.
Tidak hanya itu, kontribusi EMT Muhammadiyah juga berlanjut melalui penugasan Donny Mutiasa, yang dipercaya WHO sebagai co-mentor bagi EMT Bulan Sabit Merah Indonesia dalam mempersiapkan proses verifikasi menuju sertifikasi WHO EMT Type 1 Mobile.
Keterlibatan dua personel EMT Muhammadiyah dalam proses verifikasi dan pendampingan tersebut menegaskan komitmen MDMC untuk terus memperkuat kapasitas Emergency Medical Team sekaligus memperluas peran Muhammadiyah dalam kerja-kerja kemanusiaan, baik di tingkat nasional, regional, maupun global.

What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow