EMT Muhammadiyah Diberangkatkan ke NTT, Perkuat Layanan Kesehatan Penyintas Gempa
SURABAYA — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memberangkatkan 22 personel Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi. Tim diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (21/8) malam. Satu personel lainnya dijadwalkan menyusul.
Pengerahan EMT Muhammadiyah dilakukan atas arahan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, menyusul permintaan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar Muhammadiyah turut mengerahkan EMT Internasional dalam mendukung respons kesehatan bagi penyintas gempa NTT.
Tim yang diberangkatkan merupakan bagian dari EMT Muhammadiyah yang telah melalui proses verifikasi berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keberangkatan ini sekaligus menjadi langkah Muhammadiyah memperkuat respons kesehatan di tengah kondisi fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah terdampak yang mengalami kerusakan.

Sebanyak 22 personel yang diberangkatkan terdiri atas tujuh perempuan dan 15 laki-laki. Mereka memiliki berbagai latar belakang dan fungsi, yakni satu dokter spesialis emergensi, satu dokter spesialis bedah umum, delapan perawat, satu bidan, satu admin medis, dua personel logistik medis dari unsur farmasi, tujuh personel logistik umum, serta satu Safety and Security Officer (SSO).
Setibanya di NTT, tim EMT Muhammadiyah direncanakan ditempatkan di Dampek, Kabupaten Manggarai Timur. Tim akan mendukung pelayanan di Puskesmas Dampek yang mengalami kerusakan berat akibat gempa.
Dalam pelaksanaan tugasnya, EMT Muhammadiyah akan bekerja bersama tenaga kesehatan setempat untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan. Dukungan yang disiapkan mencakup pelayanan poliklinik, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga membantu proses rujukan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Selain layanan kesehatan dasar, tim juga mendapat arahan untuk menyiapkan dukungan pelayanan rawat inap di lokasi respons. Bentuk dan kapasitas layanan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak serta kondisi fasilitas kesehatan yang tersedia di lapangan.
Pengerahan EMT Muhammadiyah ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan Muhammadiyah untuk membantu masyarakat terdampak gempa NTT. Selain mengirimkan tenaga medis, tim juga membawa dukungan logistik kesehatan guna memperkuat pelayanan di wilayah yang membutuhkan.
Melalui pengerahan EMT tersebut, MDMC menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan fasilitas kesehatan setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan selama masa respons bencana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow