Alhamdulillah! LAZISMU Bantul Punya Kantor Baru, Siap Fokus Layani Muzaki dan Mustahik

Alhamdulillah! LAZISMU Bantul Punya Kantor Baru, Siap Fokus Layani Muzaki dan Mustahik

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — LAZISMU Daerah Bantul terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada umat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah merelokasi kantor layanan ke tempat yang lebih representatif dan mudah diakses masyarakat.

Kantor yang sebelumnya berada di bagian dalam kompleks Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul (PDM Bantul) Jalan Jend. Ahmad Yani No. 31 itu kini berpindah ke lokasi yang langsung menghadap jalan raya, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo No. 4a. Perpindahan ini diharapkan semakin memudahkan para muzaki dan mustahik dalam mengakses layanan zakat, infak, dan sedekah.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU Bantul, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa relokasi tersebut bukan sekadar perubahan fisik, melainkan simbol semangat keterbukaan dan peningkatan pelayanan.

“Perpindahan ini bukan sekadar fisik, tetapi semangat untuk lebih terbuka. Dulu di dalam kompleks gedung, sekarang di pinggir jalan supaya lebih memudahkan muzaki dan mustahik,” ujarnya.

Dalam amanahnya, Ketua PDM Bantul, Arba Riksawan Qomaru, SE, menekankan bahwa semangat zakat adalah aktif atau jemput bola, sebagaimana tersirat dalam perintah Al-Qur’an, “Khudz min amwalihim” (ambilah dari harta mereka). Ia mengibaratkan zakat seperti prosesi tahalul dalam ibadah haji.

“Zakat itu fungsinya tahalul, menghalalkan. Kalau dalam haji tahalul itu mencukur rambut sebagai penyempurna, maka zakat ini membersihkan dan menghalalkan harta yang kita miliki agar lebih berkah,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran kantor baru ini diharapkan semakin menguatkan peran LAZISMU sebagai lembaga yang proaktif dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah dan profesional.

Kredibilitas LAZISMU Bantul dan DIY pun terus terjaga. Syaiful Efendi, M.Si., mewakili LAZISMU DI Yogyakarta, mengungkapkan bahwa LAZISMU secara rutin diaudit dan konsisten meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Bahkan, capaian tersebut turut mengantarkan LAZISMU DI Yogyakarta dinobatkan sebagai LAZISMU Terbaik se-Nasional pada tahun 2024 dan 2025. Prestasi itu menjadi bukti komitmen pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan dan akuntabel.

Di balik berbagai capaian tersebut, Syaiful mengingatkan masih adanya pekerjaan rumah besar yang menjadi fokus penyaluran dana ZIS, yakni peningkatan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer yang masih menerima gaji minim.

“Masih banyak PR kita, terutama terkait guru-guru honorer yang penghasilannya masih terbatas. LAZISMU berkomitmen untuk hadir mengurai persoalan ini melalui dana umat,” tutupnya.

Dengan kantor baru dan semangat pelayanan yang lebih terbuka, LAZISMU Bantul berharap semakin dekat dengan masyarakat menjadi jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik, sekaligus memperluas kebermanfaatan dana umat bagi kesejahteraan bersama.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow