News

News

MediaMU.COM

Jun 14, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Majelis Sinode GPIB Perkuat Kerjasama Lestarikan Lingkungan GreenFaith x Eco Bhinneka Muhammadiyah Belajar Merawat Bumi Melalui Rumah Ibadah Saat Parkiran Basement PDM Jogja Disulap IPM DIY Jadi Tempat Nobar Timnas, Bawa Kemenangan untuk Garuda Pemilu Sukses, IMM DIY Dukung KPU DIY untuk Pilkada PCIM Tiongkok Bersama Anwar Abbas Kunjungi CIA, Jalin Silaturahmi dan Kerja Sama Gol Mahasiswa Muhammadiyah Antarkan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Inovatif! Dosen UMY Kembangkan Rekayasa Teknologi untuk Olahraga Lempar Pisau Muhammadiyah Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 Ibu-Ibu 'Aisyiyah Mergangsan Belajar Olah Mocaf Jadi Cemilan Sehat Bersama Faperta UMY MPM Pusat Inisiasi Kampung Nelayan Berkemajuan, Fokus Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga Nelayan Perpustakaan UMY Raih Juara Instagram Terbaik di FPPTMA AWARDS 2024 PCA Ngampilan Semarakkan Milad ‘Aisyiyah ke-107 Dengan Rangkaian Syiar Dakwah Resmi Diumumkan, Siswa-siswi Kelas IX SMP Muhdasa Yogya Lulus 100% Dari Bazaar hingga Posbakum, PWA Aceh Sukses Gelar Milad ‘Aisyiyah ke-107 Lazismu UMY Raih Sertifikat ISO, Perdana Untuk Kantor Layanan Lazismu Ingat Dosa-dosa ke Lingkungan Hidup, DPP IMM Laksanakan Gerakan Nasional Menanam Pohon Ogah Mengurus Tambang! IMM Pilih Kelola Bank Sampah IBTimes.id Rayakan Milad ke-5: Merayakan Moderasi Beragama Jelang Iduladha, JagalMu Sleman Latih 30 Juru Sembelih Teknik Qurban Halal PWPM DIY Sambangi Pemuda Muhammadiyah Sleman, Ada Apa? 

Timur Tengah Memanas, Dubes RI untuk Lebanon Soroti Dampak Bagi Stabilitas Global

JAKARTA - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Indonesia untuk Lebanon, Hajriyanto Y. Thohari, menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah dapat disebut sebagai perang proxy karena melibatkan banyak negara besar dunia. Pernyataan ini disampaikan oleh Hajriyanto, yang juga Ketua PP Muhammadiyah periode 2015-2022, pada Sabtu (25/5) dalam Webinar Nasional "Dinamika Ekonomi Politik Internasional di Tengah Konflik Timur Tengah dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia" yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta.

Eskalasi konflik di Timur Tengah dimulai dengan perang Palestina-Israel pada Oktober 2023, yang menelan hampir 40 ribu jiwa dan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur serta banyak korban luka-luka.

"Timur Tengah bisa disebut sebagai wilayah perang proxy, di mana kekuatan besar dunia, terutama negara-negara Barat seperti Amerika Serikat, serta kekuatan regional seperti Israel, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, terlibat," kata Hajriyanto.

Negara-negara superpower dunia yang terlibat dalam perang Palestina-Israel termasuk Amerika Serikat, sedangkan kekuatan regional di Timur Tengah mencakup Israel, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Masing-masing memiliki proxy di kawasan tersebut.

Hajriyanto juga menyoroti dampak global dari konflik di Timur Tengah, termasuk terhadap Indonesia. Konflik tersebut berpengaruh pada sektor politik dan ekonomi, termasuk melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika. Kondisi serupa dialami negara lain seperti Lebanon dan Suriah. Konflik juga meningkatkan angka kemiskinan dan merusak infrastruktur, seperti yang terjadi di Gaza.

Secara politik, perang di Timur Tengah menyebabkan instabilitas global, dipengaruhi oleh aktor-aktor non-negara seperti Hizbullah, Houthi, dan Hamas yang terlibat langsung dalam perang dengan Israel. Instabilitas ini juga memicu gelombang protes di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat, yang diorganisir oleh aktor non-negara seperti mahasiswa yang mendukung warga Palestina di Gaza.

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here