Terpilih sebagai Ketua Umum, Inilah Visi Mayda Dwi Hadiyanti untuk IMM DIY 

Terpilih sebagai Ketua Umum, Inilah Visi Mayda Dwi Hadiyanti untuk IMM DIY 

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Mayda Dwi Hadiyanti secara resmi diamanahkan sebagai Ketua Umum Terpilih Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2025-2027. Ia terpilih dengan menjadi calon tunggal pada Musyawarah Daerah (Musyda) XXII tanggal 11-13 Desember 2025 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai Immawati pertama yang menjadi Ketua Umum DPD IMM DIY. 

Setelah terpilih, Mayda menegaskan visinya untuk menempatkan IMM DIY sebagai poros aktivisme ikatan yang berlandaskan nilai, digerakkan oleh gagasan, dituntun oleh meritokrasi, serta ditopang kolektivitas dan inklusivitas.

Menurutnya, visi tersebut menjadi penting karena IMM DIY saat ini berada pada titik persimpangan. Di satu sisi, IMM DIY dikenal memiliki tradisi intelektual dan gerakan yang kuat, namun di sisi lain menghadapi tantangan fragmentasi gerakan, perubahan karakter kader, serta tuntutan zaman yang semakin kompleks.

“IMM DIY perlu konsisten menempatkan gagasan, etika, dan keberadaban sebagai fondasi utama gerakan agar mampu bertahan dan tetap relevan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Perempuan asal Tuban itu menilai, tantangan paling mendesak yang dihadapi IMM DIY adalah persoalan konsolidasi internal, baik secara ideologis, kultural, maupun organisatoris. Mayda melihat masih adanya jarak antara semangat gerakan dengan tata kelola organisasi yang belum sepenuhnya sehat dan berkelanjutan.

Sebagai strategi, ia mendorong penguatan sistem organisasi melalui tata kelola berbasis data, peneguhan meritokrasi dalam kaderisasi dan kepemimpinan, serta penghidupan kembali ruang dialog lintas struktur. Langkah tersebut, menurutnya, penting agar IMM DIY bergerak secara kolektif, inklusif, dan beretika.

Mayda juga mengajak para kader untuk kembali memaknai Trilogi IMM. Ia menekankan bahwa keislaman, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan harus diterjemahkan sebagai etika gerakan, bukan sekadar slogan. Pada sisi kemahasiswaan, harus tercermin dalam integritas dan keberadaban kader. Sementara sisi keilmuan diwujudkan melalui penguatan pusat studi, riset, dan produksi wacana yang kontekstual. Adapun kemasyarakatan hadir melalui keberpihakan pada nilai kepedulian, inklusivitas, serta keadilan sosial, termasuk dalam pembangunan ruang aman dan kebijakan yang adil gender.

“Trilogi bukan jargon, tetapi kompas moral gerakan IMM,” tegasnya.

Mayda juga mendorong IMM DIY untuk fokus pada dua hal, yaitu keilmuan dan kemasyarakatan. Untuk keilmuan melalui penguatan riset kader dan pusat studi sebagai knowledge and data center. Hal ini dinilai penting agar sikap dan advokasi IMM bertumpu pada analisis yang matang, bukan sekadar respons emosional. Sementara di ranah kemasyarakatan, ia menyoroti isu kebangsaan, keadilan sosial, krisis lingkungan, serta problem generasi muda sebagai agenda strategis yang perlu mendapat perhatian serius.

Dalam menjawab tantangan era digital, Mayda menilai IMM DIY perlu melakukan transformasi metodologis tanpa kehilangan nilai. Digitalisasi tata kelola organisasi, pemanfaatan ekosistem digital untuk literasi dan kampanye gagasan, serta kaderisasi berbasis kompetensi menjadi kunci agar IMM tetap relevan bagi generasi hari ini.

“IMM juga harus menjadi ruang yang inklusif dan empatik, di mana kader merasa dihargai, didengar, dan diberi ruang tumbuh sesuai potensi masing-masing,” ujarnya.

Menyongsong periode baru IMM DIY, Mayda berharap dapat membawa ekosistem gerakan yang berkelanjutan, ditopang budaya intelektual yang kuat serta kepemimpinan yang berakar pada gagasan, meritokrasi, objektivitas, dan kolektivitas. Baginya, hal terpenting bukan sekadar program kerja, melainkan lahirnya kader-kader IMM yang matang secara ideologis, intelektual, dan sosial.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow