Syawalan Pemuda Muhammadiyah - Nasyiatul ‘Aisyiyah Sleman Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Dakwah

Syawalan Pemuda Muhammadiyah - Nasyiatul ‘Aisyiyah Sleman Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Dakwah

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Kader Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) se-Kabupaten Sleman berkumpul dan ramah tamah dalam kegiatan Syawalan bersama pada Ahad (12/4) di Omah Tobong Klejuran, Sidokerto, Godean. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dakwah di kalangan generasi muda Muhammadiyah.

Mengusung tema “Merekatkan Ukhuwah Bersama dalam Dakwah”, acara tersebut dihadiri para kader dari berbagai cabang, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Godean.

Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Godean, Alamuddien Asyrozi, Lc., selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kepercayaan menjadi lokasi penyelenggaraan. Ia menegaskan bahwa Syawalan bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan komitmen bersama dalam berdakwah.

“Dakwah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ini adalah kerja kolektif yang membutuhkan kebersamaan, kekompakan, dan saling menguatkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan berbagai upaya kreatif yang telah dilakukan PCPM Godean dalam menjaring kader, mulai dari kegiatan berbasis hobi seperti touring BikersMu, nonton bareng sepak bola, lomba gim, hingga olahraga bersama. Selain itu, program dakwah seperti Mubaligh Hijrah dan kajian inspiratif turut menjadi pintu strategis dalam kaderisasi.

“Pintu masuk kaderisasi itu banyak, tetapi jangan pernah melupakan pintu dakwah sebagai ruh gerakan kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sleman, Prakasa Radya Sulendra, S.T., dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader atas kekhilafan selama masa kepemimpinannya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat silaturahmi yang selama ini rutin dilakukan melalui kunjungan dan silaturahim (Kunsiroh) ke cabang-cabang.

Menurutnya, seluruh cabang memiliki peran dan dinamika yang sama pentingnya. Ia pun mengajak kader untuk mengakhiri periode kepengurusan dengan kesan yang baik.

“Perbanyak kegiatan yang berdampak dan tinggalkan kesan positif yang akan selalu dikenang,” pesannya.

Prakasa juga mengingatkan bahwa momentum Muktamar Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah yang akan datang harus menjadi pemicu semangat bagi kader di tingkat cabang dan ranting untuk semakin aktif dan produktif.

Ketua PCM Godean, Haris Darmawan, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum seperti ini menjadi momen yang langka namun sangat penting untuk memperkuat kebersamaan.

“Momentum seperti ini mahal, karena kita jarang punya kesempatan berkumpul secara santai. Maka perlu dibangun ruang-ruang nonformal sebagai bagian dari gerakan kaderisasi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi dan perlunya variasi pendekatan dalam dakwah, agar tidak monoton dan mampu menjangkau lebih banyak kalangan.

Syawalan berlanjut dengan agenda tausiyah hikmah syawalan dari Ustaz Rizqi Ashidqi, M.Pd., seorang da'i finalis AKSI Indosiar tahun 2022 sekaligus guru di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang membahas soal pentingnya menjaga ukhuwah dalam berdakwah kepada para kader Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah Sleman. Setelah tausiyah dan pembacaan doa, para kader melaksanakan ibadah salat Magrib berjamaah dan kemudian menyantap hidangan soto secara bersama-sama sambil ramah tamah antar kader.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    3
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow