PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan Mulai Bangun Gedung Dua Lantai, Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
BANTUL — PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, kembali menorehkan langkah maju dalam pengembangan layanan pendidikan anak usia dini. Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Ahad (1/6), lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tamantirto Tengah itu memulai pembangunan gedung dua lantai yang ditandai dengan pemasangan tiang pancang di lokasi pembangunan, Dusun Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Kasihan, Ibu PAUD Kalurahan Tamantirto, jajaran Majelis PAUD Dasmen PCA Kasihan, Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PCM Kasihan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah-'Aisyiyah Tamantirto Utara dan Tamantirto Selatan, komite sekolah, tokoh masyarakat, dan para wali murid.
Dalam kesempatan itu, Kepala PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan, Suharti, S.Pd.I., menyampaikan sejarah perjalanan lembaga yang dipimpinnya. Ia mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada 2010, kegiatan belajar mengajar masih menempati rumah pribadinya.
“Sejak awal berdiri hingga saat ini, PAUD ini masih menumpang di rumah kami. Dengan dimulainya pembangunan gedung ini, kami berharap PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang semakin baik bagi anak-anak usia dini,” ujarnya.
Ibu PAUD Kalurahan Tamantirto, Vita Kusnitadewi, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan lembaga tersebut. Menurutnya, PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan memiliki keunikan yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tamantirto.
“Kami mengikuti perjalanan PAUD ini sejak berdiri pada tahun 2010. Bahkan kami bangga karena PAUD ini menjadi satu-satunya di Tamantirto yang memiliki bangunan kayu berdesain tradisional dengan memanfaatkan kayu-kayu bekas. Ada pesan kuat tentang kepedulian lingkungan yang ditanamkan di sana,” ungkap Vita.
Sementara itu, Ketua PCA Kasihan, Hj. Noviatiningsih Sugiarti, S.Pd., mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan. Hal itu terlihat dari jumlah peserta didik yang terus bertambah dan berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Brajan atau Tamantirto, tetapi juga dari daerah lain di Bantul hingga Kota Yogyakarta.
“Ini menunjukkan bahwa PAUD Aisyiyah Surya Melati Brajan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Saya sangat bersyukur karena peserta didik yang belajar di sini tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari wilayah yang cukup jauh. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung pembangunan gedung baru tersebut, baik melalui doa maupun kontribusi dana, agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.
Dukungan serupa disampaikan Ketua PCM Kasihan, H. Agus Mulyono, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada para pengelola dan guru agar tetap optimistis mewujudkan pembangunan gedung yang telah direncanakan.
“Jangan berkecil hati. Setiap niat baik pasti akan ditolong dan dimudahkan oleh Allah SWT. Kami dahulu juga memulai pembangunan sekolah PAUD maupun Pondok Pesantren Muhammadiyah Quran School (MQS) tanpa memiliki dana yang cukup. Namun dengan tekad dan mengajak banyak orang untuk bersedekah, alhamdulillah bangunan itu dapat berdiri dan kini terus memberikan manfaat,” ujarnya.
Pada akhir acara, Ketua Panitia Pembangunan, Ananto Isworo, S.Ag., menyampaikan bahwa pembangunan gedung dua lantai tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp350 juta. Hingga saat ini, panitia baru memiliki dana awal sebesar Rp10 juta sehingga masih membutuhkan dukungan dari para dermawan.
“Pembangunan ini membutuhkan biaya sekitar Rp350 juta, sementara dana yang tersedia baru Rp10 juta. Saat ini pembangunan sementara ditopang melalui dana talangan dari Bapak Purwanto sekeluarga. Kami sangat berharap dukungan para muhsinin, baik dalam bentuk dana maupun material seperti semen, agar pembangunan dapat segera diselesaikan dan tanggungan tersebut dapat segera dilunasi,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, semangat gotong royong dan optimisme warga Persyarikatan menjadi modal utama dalam mewujudkan gedung baru yang diharapkan mampu menunjang peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi generasi usia dini di Tamantirto dan sekitarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow