Muhammadiyah Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan 500 Family Kit untuk Korban Banjir Sumatra Barat
SUMATERA BARAT — Muhammadiyah Lampung melalui LAZISMU menyalurkan amanah donasi dari masyarakat Lampung berupa bantuan logistik dan 500 paket family kit bagi para penyintas banjir dan tanah longsor di Sumatra Barat. Penyaluran bantuan dilakukan secara maraton selama tiga hari (28–30/12), di sejumlah daerah terdampak.
Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi lintas wilayah antara Relawan Muhammadiyah Lampung dan Relawan Muhammadiyah Sumatra Barat. Sebanyak empat relawan dari Lampung, yakni Firdaus Armansyah, Apriza Bagus Saputra, Ficky Arnanda, dan Tri Priyo Saputro, terjun langsung ke lapangan untuk mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran.
Berdasarkan data lapangan, bantuan disalurkan ke beberapa titik terdampak paling parah. Di Kabupaten Pesisir Selatan, distribusi menjangkau Kecamatan Bayang dan Nagari Bayang Utara. Tim juga bergerak ke Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu di Kabupaten Agam, bantuan difokuskan pada Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, serta Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Relawan juga menjangkau dua lokasi terdampak di Kabupaten Solok.
Ketua Koordinator Logistik POSKORWIL Muhammadiyah Sumatra Barat, Doli Putra, mengapresiasi dukungan logistik dari Muhammadiyah Lampung yang dinilainya sangat membantu percepatan pemulihan di lapangan.
“Kedatangan relawan dari Lampung membawa energi baru bagi kami. Manajemen logistik yang rapi membuat distribusi 500 paket family kit dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. Kami sangat mengapresiasi ketangguhan para relawan yang turun langsung ke lokasi bencana,” ujarnya.
Senada dengan itu, Manager Area LAZISMU Sumatra Barat, M. Amirul Ramli, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Lampung yang telah menitipkan donasinya melalui Muhammadiyah.
“Ini adalah wujud nyata nilai ta’awun atau tolong-menolong dalam persyarikatan dan masyarakat. Amanah dari masyarakat Lampung ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Sumatra Barat. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ungkapnya.
Di tingkat akar rumput, bantuan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Syafriul, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Palembayan, menyebut bahwa family kit menjadi kebutuhan mendesak yang kerap terabaikan saat bencana.
“Paket family kit ini sangat krusial karena berisi kebutuhan dasar keluarga yang hilang atau rusak akibat banjir. Warga Palembayan merasa sangat terbantu dan tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” katanya.
Selain bantuan logistik, kehadiran Relawan Muhammadiyah juga membawa layanan kemanusiaan yang lebih luas. Pak Iyek, warga terdampak di Jorong Labuah, mengungkapkan rasa harunya atas pendampingan yang diberikan relawan.
“Relawan Muhammadiyah tidak hanya menyalurkan bantuan barang, tetapi juga membuka layanan kesehatan, menyalurkan air bersih, menghadirkan sekolah darurat, serta layanan psikososial agar anak-anak kembali ceria,” tuturnya.
Ia menambahkan, sentuhan spiritual yang diberikan relawan menjadi penguat batin warga di tengah situasi sulit. “Mereka juga mengajar anak-anak mengaji dan memberikan siraman rohani bagi kami. Jadi bukan hanya kebutuhan fisik yang terpenuhi, tapi hati kami juga dikuatkan,” imbuhnya.
Pak Iyek pun mengaku terharu saat menerima bantuan langsung di Pos Pelayanan Muhammadiyah Jorong Labuah pada 30 Desember 2025. “Terima kasih kepada Muhammadiyah dan masyarakat Lampung. Bantuan ini benar-benar sampai ke kampung kami. Semoga para relawan dan donatur selalu diberi kesehatan dan kelapangan rezeki,” ucapnya.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas bencana di Sumatra Barat sekaligus mempererat solidaritas kemanusiaan lintas daerah dalam bingkai nilai-nilai Islam berkemajuan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow