Muhammadiyah Hadirkan Ruang Pendampingan dan Penguatan Mental di Bogor

Muhammadiyah Hadirkan Ruang Pendampingan dan Penguatan Mental di Bogor

Smallest Font
Largest Font

BOGOR — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MKPS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Rumah Sakinah Muhammadiyah menggelar kegiatan assessment binaan dan penguatan mental di Kebun Raya Bogor, Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pendampingan sosial dan pemberdayaan bagi perempuan dan masyarakat rentan yang mengalami berbagai persoalan sosial.

Peserta kegiatan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), diskriminasi, eksploitasi, hingga perempuan yang membutuhkan perlindungan dan pemulihan mental.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani assessment untuk mengetahui kondisi psikososial, kebutuhan pendampingan, potensi diri, serta perkembangan mental dan spiritual mereka. Selain itu, peserta juga diberikan ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus memperoleh penguatan moral dan motivasi agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, M Arif, mengatakan bahwa para binaan perlu tetap optimistis dalam menghadapi persoalan hidup.

“Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan dan memang ujian itu selalu ada, tapi kita harus optimis. Kalau ibu-ibu datang ke Rumah Sakinah harus tersenyum,” ujarnya dalam sambutan kegiatan.

Selain assessment, kegiatan juga diisi dengan pengajian, refleksi diri, tadabbur alam, dan penguatan kebersamaan antar peserta. Suasana alam di Kebun Raya Bogor dimanfaatkan sebagai media refleksi untuk membantu peserta merasa lebih tenang dan terbuka selama proses pemulihan.

Pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah menilai lingkungan yang suportif menjadi faktor penting dalam membantu pemulihan sosial dan mental para binaan. Karena itu, program pendampingan tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan pemberdayaan jangka panjang.

Kegiatan ini turut melibatkan Relawan KawanMu DKI Jakarta sebagai mitra kolaborasi dalam pendampingan sosial.

Wakil Ketua KawanMu Nasional, Fitria Emazola, mengatakan Rumah Sakinah Muhammadiyah diharapkan dapat terus menjadi ruang aman bagi para binaan untuk membangun kembali kehidupan mereka.

“Dengan semangat Bersama Rumah Sakinah, Kita Bangkit, Berdaya, dan Berkarya Menjadi Pribadi dan Masyarakat yang Lebih Baik, Rumah Sakinah Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan ruang aman, pendampingan, dan harapan baru bagi para binaan,” katanya.

Melalui program ini, Muhammadiyah berupaya memperkuat layanan sosial yang lebih menyentuh aspek pemulihan mental dan pemberdayaan masyarakat rentan secara berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow