Dorong Digitalisasi Organisasi, PWM DIY Siap Jadi Penggerak

Dorong Digitalisasi Organisasi, PWM DIY Siap Jadi Penggerak

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Muhammadiyah terus mendorong transformasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Upaya ini merupakan bagian dari amanat Muktamar Muhammadiyah yang menekankan pentingnya adaptasi di tengah perubahan global.

Digitalisasi tersebut diarahkan untuk membangun sistem terpadu yang mampu mengintegrasikan data, arsip, dan keanggotaan dalam satu platform. Peralihan dari sistem manual ke digital dinilai menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan profesionalitas organisasi.

Dukungan terhadap langkah ini datang dari berbagai unsur persyarikatan, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Cahyono, S.Ag. menyebut transformasi digital sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SATUMU yang digelar pada Sabtu (2/5) di SMA Muhammadiyah 1 Kota Yogyakarta. Menurutnya, peserta bimtek diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung implementasi sistem digital di lingkungan Muhammadiyah.

“Peralihan dari data manual ke digital adalah keniscayaan. Agen dan verifikator diharapkan menjadi penggerak kemajuan persyarikatan,” ujar Cahyono.

Senada dengan itu, Wakil Sekretaris PWM DIY, Dr. Farid Setiawan, M.Pd. menilai antusiasme warga Muhammadiyah DIY menjadi modal penting dalam menyukseskan transformasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah DIY tidak hanya dikenal dari sisi sejarah, tetapi juga dari kemampuannya beradaptasi dengan perubahan.

Menurut Farid, kesiapan warga dalam merespons digitalisasi menunjukkan komitmen untuk membangun organisasi yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan masa kini.

Dengan dukungan dan kolaborasi yang terus diperkuat, Muhammadiyah berharap proses transformasi digital dapat berjalan optimal. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperbaiki sistem internal organisasi, tetapi juga memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai gerakan yang adaptif, modern, dan berkemajuan di era digital.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow