Muhammadiyah Bangun Mualaf Learning Center, Berawal dari Wakaf Tanah di Depok
DEPOK — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima wakaf tanah seluas 200 meter persegi dari Tina Priatina di Kalibaru, Kota Depok, Sabtu (25/7). Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah sebagai pusat pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan mualaf.
Prosesi ikrar wakaf berlangsung di hadapan pejabat Kementerian Agama Kota Depok dan didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Sholahudin Al Ayubi. Acara tersebut juga disaksikan oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Depok, KUA Kecamatan Cilodong, pengurus LDK PP Muhammadiyah, serta keluarga wakif.
Tanah wakaf diterima oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, yang juga bertindak sebagai Ketua Nazir berdasarkan Surat Keputusan Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah Nomor: 72/KEP/I.9/K/2026.
Dalam ikrar wakaf, Tina Priatina menyampaikan bahwa tanah tersebut diwakafkan sebagai amal jariyah yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk mendukung pembinaan mualaf.
"Tanah ini kami wakafkan agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat sesuai dengan kesepakatan, yaitu sebagai sekretariat dan pusat pembinaan mualaf," ujarnya.
Di atas lahan tersebut, LDK PP Muhammadiyah berencana membangun Sekretariat Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah. Fasilitas ini akan difungsikan sebagai pusat koordinasi dakwah, pembinaan keislaman, pendidikan, pendampingan, dan pemberdayaan mualaf.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Muhammadiyah untuk mengelola aset wakaf tersebut. Menurutnya, amanah itu akan dikelola secara profesional dan dimanfaatkan bagi kepentingan umat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Tina Priatina beserta keluarga yang telah mewakafkan tanah ini kepada Muhammadiyah. Insyaallah amanah ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun Sekretariat Mualaf Learning Center Muhammadiyah sebagai pusat pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan mualaf," katanya.
Arifin berharap keberadaan MLC dapat memperkuat layanan Muhammadiyah bagi para mualaf, baik dalam pembinaan keagamaan maupun pengembangan kemandirian sosial dan ekonomi.
Ia juga menilai wakaf produktif menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung program dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan aset wakaf yang baik dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi umat lintas generasi.
Pembangunan Mualaf Learning Center Muhammadiyah di Depok diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pembinaan mualaf yang lebih terpadu sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengembangkan wakaf produktif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow