MPM Muhammadiyah Perkuat Ekonomi Nelayan melalui Program Jalamu di Lamongan
LAMONGAN — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Sosialisasi Program Peningkatan Ekonomi Jamaah Nelayan Muhammadiyah (JalaMu) melalui inovasi teknologi tepat guna dan pengembangan usaha hasil laut di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (25/7). Program ini ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah hasil laut sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.
Agenda yang diikuti sekitar 100 anggota Jalamu tersebut dibuka oleh Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin. Dalam sambutannya, ia mengatakan program ini merupakan implementasi amanat Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang menempatkan pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai salah satu program prioritas Persyarikatan.
"Kegiatan ini merupakan implementasi program prioritas Muktamar ke-48 Muhammadiyah untuk memperkuat dakwah dan pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil, nelayan tradisional, dan anak buah kapal yang rentan," ujar Yamin.
Menurutnya, Muhammadiyah mendorong terbentuknya ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi bagi masyarakat pesisir melalui Jamaah Nelayan Muhammadiyah.
Yamin menjelaskan, nelayan kecil dan anak buah kapal saat ini menghadapi sedikitnya tiga persoalan utama, yaitu tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan pendapatan, dampak perubahan iklim serta penyempitan wilayah tangkap akibat kebijakan perizinan, dan rendahnya tingkat kesejahteraan.
Untuk menjawab persoalan tersebut, MPM PP Muhammadiyah bersama LAZISMU mengembangkan program pemberdayaan yang mencakup advokasi kebijakan bagi perlindungan hak nelayan, penguatan komunitas melalui JalaMu, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dalam pengolahan hasil laut.
"Upaya ini mencakup advokasi kebijakan pemerintah demi perlindungan hak nelayan, penguatan komunitas inklusif melalui Jamaah Nelayan Muhammadiyah, serta peningkatan kualitas SDM dan ekonomi keluarga lewat penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah hasil laut," kata Yamin.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat nelayan dan pesisir.
Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Muhammad Anwar, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pelaksanaan program tersebut.
"MPM PP Muhammadiyah telah menjalankan amanah ini. Kami siap mendukung dan membersamai setiap langkah yang diperlukan untuk pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Selain sosialisasi, agenda juga diisi dengan peningkatan kapasitas anggota Jalamu agar mampu mengembangkan usaha hasil laut yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Seluruh rangkaian agenda berlangsung dengan partisipasi aktif para peserta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow