Majelis Tabligh PWM DIY Sarasehan Penguatan Data, Susun Perencanaan dan Implementasi Program Dakwah Muhammadiyah
YOGYAKARTA — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) menyelenggarakan kegiatan sarasehan bertema “Pentingnya Data sebagai Basis Perencanaan dan Implementasi Program Dakwah Muhammadiyah” pada Sabtu (23/5), di Auditorium Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan.
Sarasehan ini menjadi forum strategis bagi para pimpinan dan pengelola Majelis Tabligh serta pegiat dakwah Muhammadiyah untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data yang akurat, sistematis, dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program dakwah yang efektif dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Tabligh PWM DIY H. Miftahul Haq, M.S.I. menyampaikan bahwa tantangan dakwah di era digital dan perubahan sosial yang semakin dinamis menuntut Muhammadiyah untuk mampu mengembangkan tata kelola organisasi berbasis data.
"Dengan data yang valid dan terukur, program dakwah tidak hanya dapat dirancang secara lebih terarah, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat," katanya.
Sarasehan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. H. Ridwan Furqoni, M.Pd., Wakil Ketua PWM DIY, dan Dr. Waluyo, Lc., M.A., Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. Keduanya membahas berbagai isu strategis, mulai dari pentingnya pendataan jamaah dan potensi dakwah, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan informasi organisasi, hingga strategi implementasi data dalam pengambilan keputusan program dakwah Muhammadiyah.
Forum diakhiri dengan sarasehan dan dialog dengan fasilitator H. Zaenal Muttaqin, M.A., Ph.D. dan Yusuf Hanafiah, M.Pd. dari Majelis Tabligh PWM DIY. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen Muhammadiyah, khususnya di lingkungan PWM DIY, semakin menyadari bahwa data bukan sekadar dokumentasi administratif, melainkan instrumen penting dalam membangun gerakan dakwah yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan.
Sarasehan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh 102 peserta yang berasal dari unsur pimpinan Majelis Tabligh, baik di tingkat wilayah, daerah, dan cabang se-DIY serta kalangan akademisi dan mahasiswa.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow