LDK PP Muhammadiyah Siapkan Dai Digital Hadapi Perkembangan Media Sosial

LDK PP Muhammadiyah Siapkan Dai Digital Hadapi Perkembangan Media Sosial

Smallest Font
Largest Font

SURAKARTA — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Forum Dai Digital Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu dan Ahad (23–24/5). Kegiatan ini menjadi upaya Muhammadiyah memperkuat dakwah di ruang digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan peserta terpilih hasil seleksi dari ribuan pendaftar yang sebelumnya dibuka untuk umum.

“Peserta yang hadir hari ini adalah peserta pilihan yang telah melalui proses seleksi dari ribuan pendaftar. Ini menunjukkan bahwa semangat dakwah digital di kalangan generasi muda Muhammadiyah tumbuh sangat luar biasa,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurut Arifin, perkembangan teknologi membuat pola interaksi masyarakat berpindah ke ruang digital. Karena itu, dakwah juga perlu beradaptasi agar tetap mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Hari ini teknologi digital berkembang sangat pesat. Dakwah tidak boleh tertinggal. Ketika masyarakat bergerak ke ruang digital, maka dakwah juga harus hadir di sana,” katanya.

Ia menegaskan dai digital Muhammadiyah tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga memahami penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak. Dakwah, lanjutnya, perlu menghadirkan konten yang menyejukkan, mencerdaskan, serta memberi solusi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Dunia digital hari ini membutuhkan kehadiran dai yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak untuk menyebarkan kebaikan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari UMS. Direktur Pondok Mahasiswa Mas Mansur UMS, Muawaroh, yang hadir mewakili Rektor UMS, menilai penguatan kapasitas dai digital menjadi kebutuhan penting di era saat ini.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik ini. Dakwah digital menjadi kebutuhan penting hari ini sehingga penguatan kapasitas dai di ruang digital sangat relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Forum Dai Digital Muhammadiyah (Fordigimu), Kamarul Zaman, menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi ruang interaksi utama masyarakat. Karena itu, dakwah harus mampu hadir secara kreatif dan adaptif agar pesan keislaman dapat diterima lebih luas.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari narasumber bidang Media dan Komunikasi PP Muhammadiyah serta praktisi dakwah digital. Materi yang diberikan meliputi strategi dakwah kreatif, pengelolaan media sosial, produksi konten digital, hingga teknik komunikasi dakwah di era teknologi modern.

Melalui kegiatan ini, LDK PP Muhammadiyah berharap lahir dai-dai digital yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai Islam berkemajuan sekaligus menjaga ruang digital tetap sehat dan penuh konten positif.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow