Hilman Latief Tekankan Regenerasi dan Penguatan Dakwah Komunitas Muhammadiyah

Hilman Latief Tekankan Regenerasi dan Penguatan Dakwah Komunitas Muhammadiyah

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief, menekankan pentingnya membangun strategi dakwah komunitas yang berkelanjutan agar gerakan dakwah Muhammadiyah terus berkembang, terutama di wilayah terluar dan di kalangan masyarakat marginal.

Pesan tersebut disampaikan Hilman saat menjadi narasumber dalam diskusi peluncuran buku Bergerak untuk Mencerahkan karya Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (25/6).

Menurut Hilman, tantangan dakwah saat ini tidak hanya menghadirkan dai di berbagai daerah, tetapi juga memastikan gerakan yang dibangun dapat terus berjalan melalui sistem yang kuat dan berkelanjutan.

"Yang harus dipikirkan adalah bagaimana menginstitusionalisasikan gerakan dakwah itu. Bukan hanya kehadiran dai, tetapi dai juga harus dibekali konsep, strategi, dan program yang berkelanjutan," ujarnya.

Hilman mengungkapkan pandangan tersebut berangkat dari pengalaman riset yang pernah dilakukannya di Pulau Nias, Sumatera Utara. Dalam penelitian tersebut, ia mengunjungi sejumlah wilayah dan bertemu dengan para dai yang bertugas di daerah-daerah tersebut.

Dari pengalaman itu, ia menemukan bahwa Muhammadiyah memiliki jejak dakwah yang telah berlangsung selama puluhan tahun di berbagai pelosok Indonesia.

"Ini menarik bagi saya. Ternyata banyak sekolah, panti asuhan, masjid, dan amal usaha Muhammadiyah yang sudah berdiri sejak dekade 1970-an dan 1980-an. Ini menunjukkan rekam jejak perjuangan generasi-generasi terdahulu," kata Hilman.

Selain membangun sistem dakwah, Hilman juga menyoroti pentingnya meningkatkan keterlibatan perempuan dalam dakwah komunitas. Menurutnya, Muhammadiyah perlu menyusun strategi yang lebih sistematis untuk memperluas peran dai perempuan dalam menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Ia menambahkan, Lembaga Dakwah Komunitas memiliki peran penting dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, moderat, dan mampu menjadi ruang dialog bagi masyarakat yang beragam.

Di akhir pemaparannya, Hilman mendorong agar penguatan dakwah komunitas melibatkan lebih banyak unsur Persyarikatan, terutama generasi muda. Menurutnya, organisasi otonom Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki potensi besar menjadi pelopor dakwah di kalangan sebaya.

"Paradigma dakwah di kalangan Angkatan Muda Muhammadiyah perlu dipertajam agar regenerasi dakwah Muhammadiyah berjalan dengan baik dan mampu menjawab kebutuhan generasi muda," pungkasnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow