Upacara HUT ke-81 RI di Malaysia Diikuti Hampir 1.000 WNI, Muhammadiyah Serukan Cinta Tanah Air Tanpa Syarat
SELANGOR — Hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Malaysia di Lapangan Sports Central, Volleyball and Basketball, International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak, Selangor, Ahad (23/8).
Jumlah peserta tersebut menjadikan upacara tahun ini sebagai salah satu penyelenggaraan terbesar dalam sejarah peringatan kemerdekaan yang digelar PCIM dan PCIA Malaysia.
Upacara tersebut turut mendapat dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Duta Besar RI untuk Malaysia berhalangan hadir dan mengutus sejumlah pejabat KBRI Kuala Lumpur, yakni Wakil Duta Besar RI Kuala Lumpur/Diplomatic and Consular Mission (DCM) Danang Waskito, Kepala Fungsi Pensosbud Fery Iswandi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Romandhoni, Atase Riset Brigjen Pol. Tofik Ismail, Minister Counsellor Ahmad Baihaqi, serta Octavin Dewi Zulaicha.
Danang Waskito bertindak sebagai inspektur upacara. Ia juga membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan memimpin pembacaan Pancasila yang diikuti seluruh peserta.
Dalam amanatnya, Danang mengajak seluruh WNI di Malaysia, termasuk keluarga besar Muhammadiyah, untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara jasmani maupun rohani.
“Membangun jiwanya, membangun raganya. Sehat mental, sehat badan,” pesannya.
Danang juga menyerukan agar kecintaan terhadap Indonesia tidak bergantung pada kondisi bangsa saat ini. Menurutnya, cinta tanah air harus diwujudkan melalui kontribusi nyata untuk membangun bangsa.
“Cintai bangsa dan negara kita, Indonesia. Mencintai tanpa syarat. Hubbul wathan minal iman,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia dibangun melalui perjalanan panjang dan tidak selalu mudah. Karena itu, setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan karya, hal-hal positif, serta kontribusi terbaik bagi bangsa.
Danang turut menyampaikan apresiasi kepada PCIM dan PCIA Malaysia yang secara konsisten menyelenggarakan peringatan kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan warga Indonesia di Malaysia.
“Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkatan, dan kemauan untuk menjadi lebih baik di masa mendatang,” ungkapnya.

Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai persembahan seni dan budaya. Penampilan angklung anak-anak Sanggar Bimbingan Belajar Kepong, Paduan Suara Seruni, serta atraksi Pencak Silat Tapak Suci Putra dan Putri Muhammadiyah turut memeriahkan suasana.
Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan WNI di Malaysia.
Kegiatan kemudian ditutup dengan berbagai perlombaan khas peringatan 17 Agustus dan ramah tamah antarwarga Indonesia.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, serta memperkuat kebersamaan masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow