Tapak Suci Gandeng MPW PP Muhammadiyah Bangun Padepokan Melalui Gerakan Wakaf Uang
YOGYA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, M. Afnan Hadikusumo, menegaskan bahwa pembangunan Padepokan Tapak Suci di Yogyakarta merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet. Hal itu disampaikan dalam acara Donor Darah dan Kick-off Program Wakaf melalui Uang untuk Pembangunan Padepokan Tapak Suci, Sabtu (27/9) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Yogyakarta.
Afnan menyampaikan bahwa Tapak Suci selama ini telah konsisten memberikan kontribusi besar bagi bangsa melalui olahraga pencak silat. Dalam SEA Games, Tapak Suci berhasil menyumbang 14 medali emas, sementara di Asian Games meraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Bahkan, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir, 75 persen peserta berasal dari Tapak Suci. “Prestasi ini menunjukkan Tapak Suci tidak hanya berkiprah di internal Muhammadiyah, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.
Padepokan yang akan dibangun di atas tanah wakaf seluas 4.000 m² ini dirancang sebagai pusat pelatihan lengkap dengan stadion, penginapan, kafe, dan gym. Padepokan juga akan menjadi akademi Tapak Suci untuk kader muda, serta program pemberdayaan bagi korban perundungan agar lebih percaya diri dan bermental juara. “Fasilitas ini bukan hanya untuk atlet Tapak Suci, tetapi juga terbuka bagi cabang olahraga lain yang ingin meningkatkan kualitas hingga level nasional maupun internasional,” jelas Afnan.
Ia menambahkan, pembangunan padepokan menelan biaya sekitar Rp30 miliar yang diharapkan dapat dihimpun melalui banyak jalur yang halal dan legal, salah satunya gerakan wakaf uang. “Setiap langkah dalam pembangunan padepokan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas atlet, tetapi juga menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah,” tegasnya.
Afnan optimistis, dengan dukungan penuh dari PP Muhammadiyah, PP Tapak Suci, dan masyarakat luas, Padepokan Tapak Suci dapat diresmikan sebelum Muktamar ke-49 Muhammadiyah pada tahun 2027.
Pembangunan Padepokan Tapak Suci melalui Gerakan Wakaf Uang ini mendapatkan sambutan positif dari PP Muhammadiyah. Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais, mengingatkan tentang pentingnya wakaf dan berfilantropi yang akan berdampak secara vertikal ke Allah SWT dan juga kemanusiaan.
Berbagai rencana pembangunan yang dilakukan Muhammadiyah harus dilakukan dengan optimis. Menurutnya, langkah awal yang penting adalah memulai hingga kemudian mendapat titik terang dan mendapat dukungan.
Dahlan juga mengapresiasi perkembangan Tapak Suci yang berkembang di berbagai negara. "Tapak Suci memiliki daya tarik luar biasa untuk mengenalkan Islam dan Muhammadiyah untuk manusia secara universal," tuturnya.
Acara Kick-off dirangkai dengan kegiatan donor darah yang melibatkan kader, simpatisan, dan masyarakat umum. Kegiatan ini mencerminkan semangat Tapak Suci yang tidak hanya berfokus pada bela diri, tetapi juga peduli pada kemanusiaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow