Tapak Suci DIY Berangkat ke Muktamar XVI, 26 Peserta dan Tiga Kader Luar Negeri Menuju Semarang
YOGYAKARTA — Pimpinan Wilayah (Pimwil) I Tapak Suci Putera Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi berangkat menuju Muktamar ke-16 Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang pada 6–9 Agustus 2026. Pelepasan berlangsung di Masjid Haiban Hadjid Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Kamis (6/8), dan dihadiri Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., bersama jajaran pimpinan serta rombongan kontingen Tapak Suci DIY.
Ketua Pimwil I Tapak Suci DIY, Suliantoro, S.E., M.M., P.Ua., menjelaskan bahwa kontingen DIY terdiri atas 26 peserta. Sebagian berangkat menggunakan bus rombongan, sementara lainnya menggunakan kendaraan pribadi.
Selain peserta resmi, sejumlah penggembira dan pendekar senior juga turut membersamai perjalanan menuju muktamar. Menariknya, rombongan DIY juga diikuti tiga kader Tapak Suci dari luar negeri, yakni dua kader asal Indonesia yang melatih di Singapura dan Jerman, serta seorang warga negara Belanda yang aktif mengembangkan Tapak Suci.
Suliantoro memaparkan, Muktamar ke-16 akan membahas berbagai agenda strategis organisasi, salah satunya terkait pengembangan dan pembinaan Tapak Suci melalui penerapan Kurikulum 2023 yang hingga kini belum diterapkan secara merata di seluruh wilayah. Selain itu, upaya untuk merampungkan pembangunan Padepokan Tapak Suci di Yogyakarta juga terus diusahakan.
"Kami akan mengusahakan agar kurikulum itu bisa tersosialisasikan sampai seluruh Indonesia dan internasional, sehingga penerapannya merata dan semuanya dapat. Begitu juga dengan pembangunan Padepokan (Tapak Suci) semoga bisa rampung," ujarnya.
Selain pembahasan program organisasi, agenda penting lainnya adalah penentuan nakhoda Pimpinan Pusat Tapak Suci periode berikutnya. Dalam forum tersebut, Pimwil I Tapak Suci DIY memberi dukungan kepada Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum. DIY juga mengusung lima kader terbaiknya sebagai calon formatur Pimpinan Pusat Tapak Suci.
"Harapan dari DIY, insya Allah ketua umum yang sekarang, Muhammad Afnan Hadikusumo, tetap bisa terpilih," kata Suliantoro.
Ia berharap Muktamar ke-16 Tapak Suci dapat berlangsung dengan lancar, bermartabat, dan terbebas dari praktik-praktik yang mencederai nilai-nilai permusyawaratan tingkat tinggi tersebut. Sebagai salah satu pusat keunggulan dan kiblat Tapak Suci di Indonesia, DIY berkomitmen terus menjaga nilai-nilai keimanan, akhlak, dan sportivitas yang menjadi jati diri organisasi.
"Tapak Suci DIY harus terus mempertahankan prestasi-prestasinya dan selalu berusaha untuk maju," tegasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow