PP Muhammadiyah dan STACO Libya Jajaki Kerja Sama Pendidikan hingga Kemanusiaan

PP Muhammadiyah dan STACO Libya Jajaki Kerja Sama Pendidikan hingga Kemanusiaan

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Shaikh Tahir Alzawi Charity Organisation (STACO) pada Selasa (8/4) untuk menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Delegasi STACO diterima langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara kedua lembaga dalam pengembangan program lintas negara.

Dalam pertemuan tersebut, STACO memperkenalkan profil organisasinya yang berdiri sejak 2011 dan telah memiliki jaringan internasional di sejumlah negara, termasuk Inggris, Brasil, Kenya, Sudan, Amerika Serikat, Mesir, Gaza, dan Turkiye. Organisasi ini dikenal aktif dalam bidang pendidikan, bantuan kemanusiaan, serta layanan kesehatan.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Kampus Shaikh Tahir Azzawy di Libya berupa gedung lima lantai. Proyek ini direncanakan dikerjakan secara kolaboratif bersama Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), yang sebelumnya telah dikunjungi oleh delegasi STACO.

Selain itu, STACO juga merencanakan pendirian lembaga pengajaran bahasa Arab bagi penutur asing di Jakarta. Program ini didasarkan pada kontribusi tokoh Shaikh Tahir Azzawy dalam pengembangan keilmuan bahasa Arab.

Dalam bidang kemanusiaan, STACO disebut aktif membantu pengungsi Sudan di Libya serta memberikan dukungan kepada masyarakat di Gaza, termasuk melalui pengembangan proyek wakaf untuk mendukung kegiatan sosial dan pendidikan.

Delegasi STACO juga menyampaikan telah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, yang menilai Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam pengembangan kerja sama tersebut, khususnya di bidang pendidikan.

Kedua pihak dalam pertemuan itu menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan, mengingat adanya pelajar Muhammadiyah yang menempuh pendidikan di Libya serta potensi kerja sama yang lebih luas di masa depan.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen untuk melanjutkan dialog dan memperkuat komunikasi melalui agenda lanjutan guna merealisasikan berbagai program yang telah dibahas.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow