Perkuat Budaya Akademik Diaspora, PCIM Britania Raya dan Irlandia Gelar Forum Akademik Perdana

Perkuat Budaya Akademik Diaspora, PCIM Britania Raya dan Irlandia Gelar Forum Akademik Perdana

Smallest Font
Largest Font

LONDON — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia menggelar Muhammadiyah International Forum (MIF) #1 2026 pada Senin (27/7). Forum akademik tersebut menjadi wadah untuk memperkuat budaya ilmiah di kalangan diaspora Indonesia sekaligus menghadirkan penulis dan akademisi, Dr. Phil. Habiburrahman El-Shirazy, sebagai pembicara utama dalam bedah disertasi doktoralnya.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan penyelenggaraan forum ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah memperluas ruang diseminasi karya ilmiah akademisi Indonesia yang menempuh studi di luar negeri.

"Karya ilmiah para akademisi Indonesia di luar negeri perlu mendapat ruang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas," ujarnya.

Ia berharap Muhammadiyah International Forum dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, dan akademisi Indonesia untuk berbagi gagasan, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran Islam di tingkat global.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa, akademisi, diaspora Indonesia, dan masyarakat umum dari berbagai wilayah di Britania Raya dan Irlandia. Selain menjadi ruang diskusi ilmiah, forum ini juga dimaksudkan untuk mempererat jejaring antarkomunitas Indonesia sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam diplomasi intelektual di tingkat internasional.

Dalam pemaparannya, Habiburrahman El-Shirazy atau Kang Abik membahas hasil penelitian doktoralnya yang mengangkat peran tasawuf sebagai landasan teologis dalam membangun perdamaian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, tradisi spiritual Islam tidak hanya membentuk karakter yang penuh kasih, tetapi juga dapat menjadi rujukan dalam memperkuat moderasi beragama dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Disertasi setebal 404 halaman yang disusun di Universität Leipzig, Jerman, berjudul Sufism and the Theological Resources of Peacebuilding in the Works of Shaykh Abdul Halim Mahmud, Badiuzzaman Said Nursi, and Buya Hamka. Penelitian tersebut menawarkan perspektif mengenai kontribusi pemikiran tasawuf dalam membangun dan memelihara perdamaian.

Muhammadiyah International Forum #1 2026 diinisiasi oleh Majelis Pendidikan, Penelitian, dan Kebudayaan (MPPK) PCIM Britania Raya dan Irlandia. Kegiatan ini didukung oleh KIBAR UK, Mata Garuda Britania Raya dan Irlandia, Keluarga Islam Greater Coventry, serta PPI Warwick Coventry.

Diskusi dipandu oleh Wakil Sekretaris PCI Fatayat UK, Lu'luatul Awaliyah, dengan penanggap Ketua MPPK PCIM Britania Raya dan Irlandia, Dr. Ahmad Rizky M. Umar.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow