Pengajian Ahad Kliwon PCM Sleman Dirangkai Pelantikan HW, Penyerahan AmbulanMu, dan Pembagian 150 Pohon Sengon
SLEMAN — Pengajian Ahad Kliwon Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sleman kembali digelar pada Ahad (20/9). Bertempat di Masjid Nurul Hidayah Jaban, Tridadi, Sleman, pengajian rutin selapanan kali ini dirangkai dengan sejumlah agenda penting, yakni pelantikan Kwartir Cabang (Kwarcab) Hizbul Wathan (HW) Sleman, penyerahan wakaf AmbulanMu Cabang Sleman, serta pembagian 150 pohon sengon.
Pengajian Ahad Kliwon merupakan agenda rutin yang dikoordinasikan Majelis Tabligh PCM Sleman. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir di sembilan ranting yang berada di Cabang Sleman.
Pada kesempatan tersebut, PCM Sleman menghadirkan Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Ustaz Dr. Muhammad Lailan Arqam, sebagai pembicara.
Ketua PCM Sleman, Zahrul Mufrodi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Kwarcab HW dan AmbulanMu sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan dan kemanfaatan Muhammadiyah bagi masyarakat.
Menurutnya, terdapat delapan sekolah Muhammadiyah di lingkungan Cabang Sleman, mulai dari jenjang SD/MI, SMP, hingga SMA/SMK. Keberadaan Kwarcab HW diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pengembangan kegiatan Hizbul Wathan di sekolah-sekolah tersebut sehingga memberikan kemanfaatan dan dampak yang lebih luas.
Sementara itu, AmbulanMu yang diinisiasi LAZISMU Cabang Sleman diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi kesehatan secara gratis.
“Keberadaan AmbulanMu diharapkan dapat membantu masyarakat yang memerlukan dengan layanan gratis, sehingga kemanfaatannya untuk umat sangatlah nyata,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Lailan Arqam mengapresiasi pelaksanaan Pengajian Ahad Kliwon yang rutin digelar PCM Sleman.
Ia secara khusus menekankan pentingnya pendidikan anak agar tumbuh menjadi generasi Rabbani, yakni generasi yang memegang teguh Al-Qur’an dan hadis dalam perilaku sehari-hari. Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan pesan dalam QS Ali Imran ayat 79.
Ustaz Arqam juga mengingatkan pentingnya pola pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, proses mendidik anak perlu dilakukan dengan pendekatan dari hati ke hati.
Kolaborasi antara orang tua dan lingkungan keluarga dengan guru di sekolah juga menjadi faktor penting dalam membentuk anak yang saleh dan menjadi qurrata a’yun.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan penyerahan secara simbolis 150 pohon sengon kepada ranting-ranting se-Cabang Sleman. Program tersebut merupakan kolaborasi Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PCM Sleman bersama Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PCA Sleman.
Wakil Ketua PCM Sleman, Ustaz H. Hari Ashary, saat menyerahkan pohon secara simbolis menyampaikan bahwa program penghijauan tidak cukup hanya dengan menanam pohon.
Ia berharap pohon-pohon yang telah dibagikan nantinya benar-benar dirawat sehingga dapat tumbuh dan terus memberikan manfaat.
“Dalam pelaksanaan yang sesungguhnya, waktunya kurang pas untuk tidak hanya menanam saja, tetapi juga memastikan pohon tersebut dirawat supaya terus hidup,” ujarnya.
Menurutnya, pohon yang ditanam dan dirawat hingga memberikan manfaat bagi lingkungan dapat menjadi bagian dari amal yang pahalanya terus mengalir.
“Pohon ini insyaallah nantinya akan mengalirkan pahala kepada orang-orang yang menanamnya,” tambahnya.
Rangkaian Pengajian Ahad Kliwon PCM Sleman tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dakwah sekaligus memperluas kemanfaatan Muhammadiyah melalui kaderisasi kepanduan, pelayanan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow