Muktamar XVI Tapak Suci Tetapkan Sembilan Formatur, Siapkan Kepemimpinan Periode Baru

Muktamar XVI Tapak Suci Tetapkan Sembilan Formatur, Siapkan Kepemimpinan Periode Baru

Smallest Font
Largest Font

SEMARANG — Sidang Tanwir Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menetapkan sembilan anggota formatur yang akan bertugas menyusun kepengurusan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode baru.

Penetapan sembilan formatur menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Sidang Tanwir. Proses pemilihan dilakukan sesuai tata tertib Muktamar, dengan melibatkan peserta yang berasal dari pimpinan wilayah dan unsur organisasi.

Pemilihan berlangsung secara demokratis dan transparan dengan mengedepankan semangat musyawarah serta persaudaraan yang menjadi nilai penting dalam kehidupan organisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, sembilan nama yang memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai anggota formatur adalah:

  1. M. Afnan Hadikusumo, P.Br — 528 suara (8,56%)
  2. Rony Syaifullah, M.Pd., P.Ua. — 510 (8,27%)
  3. M. Shiddiq, S.P., P.Br — 452 (7,33%)
  4. Jazim Ahmad, M.Pd., P.Ua. — 386 (6,26%)
  5. M. Wafid Agung Novianto, M.Sc., P.Ua. — 378 (6,13%)
  6. Abas Akbar, S.E., M.M., P.Ua. — 373 (6,05%)
  7. M. Sasmito Djati, M.S., I.P.U., ASEAN.Eng., P.Ua. — 322 (5,22%)
  8. Mus Suherman, P.Ua. — 313 (5,08%)
  9. Wiwoho Aji Santoso, S.Pd., P.Ua. — 310 (5,03%)

Kesembilan formatur tersebut selanjutnya akan menggelar rapat formatur untuk menentukan susunan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode berikutnya. Dalam rapat tersebut, formatur akan menentukan Ketua Umum sekaligus menyusun komposisi kepengurusan.

Pemilihan formatur menjadi tahapan strategis dalam Muktamar karena keputusan yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi arah kepemimpinan dan kebijakan organisasi selama satu periode mendatang.

Kepemimpinan baru diharapkan tidak hanya melanjutkan program-program yang telah berjalan, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi untuk memperkuat kiprah Tapak Suci sebagai organisasi otonom Muhammadiyah di bidang seni bela diri.

Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi organisasi untuk terus memperkuat pembinaan prestasi, kaderisasi, serta dakwah melalui seni bela diri.

Dengan kepengurusan baru yang nantinya dibentuk oleh tim formatur, Tapak Suci diharapkan semakin mampu memperluas kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.

Setelah rapat formatur selesai, hasil penetapan Ketua Umum beserta jajaran Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode selanjutnya akan diumumkan kepada seluruh peserta Muktamar. Tahapan tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan Tapak Suci yang berlangsung secara berkala setiap lima tahun.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow