Muhammadiyah Kembangkan Dakwah Lewat Olahraga, Siapkan Muhammadiyah Games 2026
YOGYAKARTA — Muhammadiyah terus memperluas peran dakwahnya, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga lewat bidang olahraga. Komitmen ini disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, dalam agenda Ruang InspirasiMu yang digelar Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah, Kamis (30/4).
Gatot menjelaskan, Muhammadiyah selama ini dikenal luas sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Namun, di sisi lain, dakwah melalui olahraga juga telah lama menjadi bagian dari gerakan persyarikatan, meski belum banyak diketahui publik.
Menurutnya, olahraga populer seperti sepak bola menjadi salah satu saluran dakwah yang strategis. Ia menyebut, tokoh-tokoh Muhammadiyah turut berperan dalam sejarah berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Selain itu, Muhammadiyah juga aktif dalam cabang olahraga pencak silat melalui Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM), yang telah melahirkan banyak atlet. Keterlibatan warga Muhammadiyah di bidang olahraga juga terlihat di kalangan pelajar dan mahasiswa yang terus berprestasi hingga saat ini.
Dalam pengembangan olahraga di lingkungan pendidikan, LPO PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen PNF menyusun sejumlah panduan, antara lain Sekolah Khusus Olahraga (SKO), Kelas Khusus Olahraga (KKO), serta panduan layanan bakat istimewa atlet di sekolah Muhammadiyah.
“Olahraga di bidang pendidikan sudah kami garap, sementara olahraga masyarakat juga berkembang sebagai media dakwah di berbagai wilayah,” kata Gatot.
Ia menegaskan, meskipun LPO baru dibentuk setelah Muktamar Muhammadiyah ke-48 pada 2022, praktik dakwah melalui olahraga telah berlangsung sejak lama dan terus dikembangkan hingga kini.
Sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet, Muhammadiyah akan menggelar The 1st Muhammadiyah Games 2026 pada 12–23 Mei 2026 di Yogyakarta, Surakarta, dan Purwokerto. Ajang ini menjadi salah satu program strategis LPO dalam menjaring dan mengembangkan potensi atlet di kalangan pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah.
Gatot menyebut, hasil prestasi dalam ajang tersebut akan dikurasi dan diakui oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ketua Panitia Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti, mengatakan kegiatan ini mengusung tema “Sportivitas Berkemajuan, Berprestasi untuk Persyarikatan”. Tema tersebut menekankan pentingnya nilai sportivitas dalam setiap kompetisi.
Adapun cabang olahraga yang akan dipertandingkan meliputi pencak silat (Tapak Suci), panahan, atletik, bulu tangkis, bola voli indoor, dan tenis meja.
Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk PP Muhammadiyah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah seperti Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Melalui langkah ini, Muhammadiyah berharap olahraga tidak hanya menjadi sarana prestasi, tetapi juga media pembinaan karakter dan dakwah yang berdampak luas di masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow