Mengemas Tabligh yang Mencerahkan dan Menggembirakan, MTK PDA Kota Yogyakarta Kunjungi PCA Jetis

Mengemas Tabligh yang Mencerahkan dan Menggembirakan, MTK PDA Kota Yogyakarta Kunjungi PCA Jetis

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta menggelar Kunjungan Silaturahim (Kunsiroh) ke Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Jetis, Sabtu (3/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung dan memperkuat dakwah perempuan berkemajuan di lingkungan ‘Aisyiyah.

Berlangsung di Masjid Noor, Jalan Pakuningratan 75, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta, kegiatan tersebut diikuti para penggiat dakwah perempuan berkemajuan dari seluruh cabang ‘Aisyiyah se-Kota Yogyakarta. Agenda ini juga diisi dengan Kajian Tabligh ‘Aisyiyah bertema “Teknik Mengemas Tabligh yang Mencerahkan dan Menggembirakan”.

Ketua PCA Jetis, Dra. Mimi Candra Kirana, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kunjungan para aktivis dakwah ‘Aisyiyah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat pimpinan, anggota, dan jamaah dalam menebar manfaat bagi kesejahteraan umat.

“Insya Allah ini menjadi penguat bagi kami para pimpinan bersama para anggota dan jamaah agar semakin bersemangat menebar manfaat untuk kesejahteraan umat,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan para muballighat dalam memahami karakter dakwah di wilayah PCA Jetis.

Dalam sambutan dan arahannya, Dra. Mulyani Munir mengingatkan para muballighat ‘Aisyiyah agar senantiasa bersyukur karena memiliki rumah perjuangan, yakni ‘Aisyiyah, yang berlandaskan pandangan Islam berkemajuan.

“Mari semakin kita majukan Rumah ‘Aisyiyah kita, kita jaga jalannya yaitu dakwah yang dilandasi keikhlasan. Karena itu Muballighat ‘Aisyiyah harus ikhlas, berilmu dan cerdas untuk menggiatkan dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan umat, dan Muballighat ‘Aisyiyah harus selalu siap untuk berdakwah,” imbuhnya.

Kajian inti disampaikan oleh Dr. Siti ‘Aisyah, M.Ag., Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, yang membahas teknik mengemas tabligh agar mencerahkan sekaligus menggembirakan umat.

Dalam pemaparannya, ‘Aisyah mengutip salah satu kaidah usul fikih, yakni al-ashlu fil mu'amalah al-ibahah hatta yadulla dalil lighairiha, yang berarti pada dasarnya segala bentuk muamalah diperbolehkan selama tidak ada dalil yang melarangnya.

Ia menjelaskan bahwa prinsip tersebut dapat menjadi landasan dalam mengembangkan metode bertabligh yang menggembirakan, selama tetap memperhatikan batasan syariat. Metode dakwah tidak boleh menjauhkan manusia dari Allah, mengandung kemaksiatan, menimbulkan kerusakan, ataupun membahayakan.

Menurutnya, metode penyampaian tabligh dapat dikembangkan secara kreatif agar lebih menarik dan menggembirakan. Namun, substansi pesan yang disampaikan harus tetap mencerahkan dan sesuai dengan pandangan resmi Muhammadiyah dalam perspektif tarjih.

“Sebagaimana prinsip dakwah Muhammadiyah menegaskan bahwa dakwah untuk menyebarkan pesan-pesan Islam yang memajukan dan menggembirakan tetap harus menjaga etika dan norma, sehingga tabligh yang disampaikan membuat hati tenang karena benar, sebagaimana dalam karakter Islam Berkemajuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ‘Aisyah menguraikan tiga tingkatan dakwah ‘Aisyiyah yang mencerahkan. Pertama, membebaskan, yakni membebaskan masyarakat dari ketidaktahuan melalui pendidikan dan penyampaian pemahaman yang benar. Kedua, memberdayakan, yaitu membangun kapasitas dan kemandirian umat, termasuk mendorong perempuan agar berani tampil dan mengambil peran kepemimpinan. Ketiga, memajukan, yakni memastikan dakwah membawa perubahan dan kemajuan bagi kehidupan umat.

Melalui kegiatan Kunsiroh dan kajian tabligh ini, MTK PDA Kota Yogyakarta berharap para muballighat ‘Aisyiyah semakin memperkuat kapasitas keilmuan, keikhlasan, dan keterampilan berdakwah. Dengan demikian, tabligh tidak hanya menyampaikan pesan keislaman, tetapi juga menghadirkan dakwah yang mencerahkan, menggembirakan, memberdayakan, dan mendorong kemajuan masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow