Kwarda HW Sleman Gelar Pelatihan Jaya Melati 1 untuk Santri MBS Yogya, Perkuat Ideologi dan Militansi Pelatih

Kwarda HW Sleman Gelar Pelatihan Jaya Melati 1 untuk Santri MBS Yogya, Perkuat Ideologi dan Militansi Pelatih

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Sleman menggelar Pelatihan Jaya Melati 1 Angkatan ke-10 bagi santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Pangkalan PPM MBS Yogyakarta, Prambanan, Sleman, sebagai bagian dari upaya menyiapkan kader pembina dan pelatih kepanduan yang berkualitas.

Pelatihan berlangsung secara intensif mulai 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dilanjutkan dengan kegiatan perkemahan pada 2–4 Januari 2026. Sebanyak 400 santri mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 225 peserta putra dan 175 peserta putri.

Direktur PPM MBS Yogyakarta, Ustadz Fauzan Yakhsa, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis antara MBS Yogyakarta dan Kwarda HW Sleman. Menurutnya, Pelatihan Jaya Melati 1 ini dirancang khusus untuk membekali santri dengan kompetensi kepanduan sekaligus penguatan karakter.

“Atas nama pimpinan PPM MBS Yogyakarta, kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan Pelatihan Jaya Melati 1 ini. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mencetak santri yang memiliki kualifikasi pembina kepanduan yang mumpuni,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda HW Sleman Ramanda Sutarlan menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis kepanduan, tetapi juga pada penguatan ideologi dan militansi kader Hizbul Wathan.

“Saya berharap setelah pelatihan ini lahir pelatih-pelatih HW yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kedalaman ideologi dan militansi yang kuat. Ilmu yang diperoleh semoga menjadi wasilah lahirnya generasi Hizbul Wathan yang berakhlak mulia dan siap berkhidmat untuk persyarikatan,” tegasnya.

Ia juga menaruh harapan agar para lulusan Jaya Melati 1 mampu menjadi motor penggerak di lingkungan pendidikan masing-masing.

“Para pelatih diharapkan mampu menjadi pelopor di qabilahnya, menghadirkan inovasi dalam pola pembinaan, serta adaptif terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri Hizbul Wathan sebagai kepanduan Islami,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kwartir Pusat Hizbul Wathan, Ramanda Edy Prajaka, yang hadir di Bumi Perkemahan Jazman Al Kindi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengamalan ilmu hasil pelatihan sebagai indikator utama keberhasilan Jaya Melati 1.

“Keberhasilan pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi pada sejauh mana ilmu yang didapat diamalkan dan memberi manfaat nyata bagi umat dan persyarikatan,” ujarnya.

Pelatihan Jaya Melati 1 ini difokuskan pada penguatan kesiapan mental, keterampilan praktis, serta kepemimpinan calon pelatih dalam memimpin kegiatan kepanduan di qabilah. Dengan bekal ketangguhan karakter dan inovasi metode pembinaan, para lulusan diharapkan mampu membawa semangat baru agar Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan tetap relevan, inspiratif, dan diminati generasi muda.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow