Hari Pertama Sekolah, TK ABA Semesta Kenalkan Lingkungan Belajar yang Ramah Anak
SLEMAN — TK ABA Semesta mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7). Hari pertama sekolah diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu peserta didik beradaptasi, mulai dari perkenalan guru, doa bersama, hingga mengenal lingkungan sekolah dalam suasana yang hangat dan menyenangkan.
Kepala TK ABA Semesta, Shofia Amalia, mengatakan bahwa hari pertama difokuskan pada upaya membangun rasa aman dan nyaman bagi anak-anak sebelum mereka mengikuti proses pembelajaran secara penuh.
"Kami mengajarkan nilai-nilai Islam melalui pendekatan bermain. Namun, pada hari pertama ini fokus kami masih pada pengenalan lingkungan sekolah. Proses pembelajaran akan dilakukan secara bertahap," ujarnya.
Menurut Shofia, fase MPLS menjadi tahapan penting agar peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Ketika anak merasa nyaman berada di sekolah, proses belajar akan berlangsung lebih optimal.
"Kami ingin anak-anak terlebih dahulu merasa nyaman dengan lingkungan sekolah. Ketika mereka sudah merasa aman, proses pembelajaran akan berlangsung lebih kondusif," katanya.
Ia menjelaskan, kurikulum TK ABA Semesta dirancang untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Berbagai aktivitas telah dipetakan ke dalam sejumlah pos pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang beragam setiap pekannya.
"Kami telah memetakan berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari practical life, project-based learning, hingga berbagai aktivitas lain yang mendukung perkembangan anak secara optimal," ungkapnya.
Selain menitikberatkan pada proses belajar di sekolah, TK ABA Semesta juga mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak. Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah Ayah Bercerita, sebagai wadah kolaborasi antara keluarga dan sekolah.
"Salah satu program unggulan kami adalah Ayah Bercerita. Program seperti ini masih belum banyak diterapkan di taman kanak-kanak, padahal keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak," jelas Shofia.
Sebagai bagian dari persiapan menuju sekolah berstandar internasional, para guru juga mulai mengenalkan penggunaan bahasa Inggris sejak hari pertama. Setiap hari Rabu, bahasa Inggris akan digunakan sebagai bahasa pengantar dalam berbagai aktivitas pembelajaran.
"Target kami bukan agar anak-anak langsung fasih berbahasa Inggris, tetapi membiasakan mereka berkomunikasi secara bilingual sejak usia dini," tuturnya.
Mengusung tagline "Play, Pray, Lead the Future", TK ABA Semesta berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang ramah anak, menyenangkan, sekaligus sarat nilai-nilai keislaman. Melalui kolaborasi yang erat antara sekolah dan orang tua, sekolah berharap mampu membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang berkemajuan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow