Dari Frobel Menuju Semesta, TK ABA Semesta Diproyeksikan Jadi Barometer TK Nasional
SLEMAN — Pembangunan TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Semesta di Gamping, Sleman, menjadi tonggak baru keberlanjutan dakwah pendidikan ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan anak usia dini. Kehadiran lembaga pendidikan tersebut diproyeksikan menjadi barometer baru bagi TK di seluruh Indonesia dengan konsep pendidikan modern berstandar global yang tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan ke-‘Aisyiyahan.
Usai gelaran Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah pada Selasa (19/5), jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, serta perwakilan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan TK ABA Semesta.
Kunjungan tersebut menjadi momentum peneguhan hadiah istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah berupa TK ABA Semesta yang sebelumnya secara resmi dipersembahkan Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kepada ‘Aisyiyah.
TK ABA Semesta dirancang sebagai pusat layanan pendidikan anak usia dini modern dengan pendekatan pengembangan kecerdasan anak secara menyeluruh. Selain menanamkan tauhid dan akhlaqul karimah, lembaga ini juga mengintegrasikan nilai-nilai ke-‘Aisyiyahan dalam sistem pembelajarannya.
Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes. menyampaikan rasa syukur atas berdirinya TK ABA Semesta yang dinilainya menjadi hadiah istimewa dalam Milad ke-109 ‘Aisyiyah.
“Milad ke-109 ini sangat istimewa karena ada hadiah yang sangat istimewa ini. Dari Frobel menuju Semesta, dari bangunan kecil di tahun 1917 menjadi bangunan megah semegah harapan anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang baik di masa depan,” ujarnya.
Menurut Salmah, TK ABA Semesta diharapkan menjadi barometer TK ABA di seluruh Indonesia sekaligus simbol kemajuan pendidikan anak usia dini di lingkungan ‘Aisyiyah.
“Semoga TK ABA Semesta ini akan menjadi barometer TK di seluruh Indonesia,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Unisa Yogyakarta yang telah berkontribusi dalam pembangunan lembaga pendidikan tersebut.
“Terima kasih kepada Ibu Siti Noordjannah Djohantini selaku BPH Unisa Yogyakarta dan Ibu Warsiti selaku Rektor Unisa Yogyakarta yang sudah berkontribusi. Semoga menjadi amal jariyah karena sudah membangun dan membesarkan TK ABA Semesta ini,” tambahnya.
Salmah menjelaskan, nama “Semesta” dipilih sebagai doa agar seluruh ikhtiar yang dilakukan mendapat ridha Allah SWT serta membawa keberkahan bagi perjalanan lembaga pendidikan tersebut.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. turut menyampaikan apresiasinya terhadap soft launching TK ABA Semesta dalam rangkaian Milad ke-109 ‘Aisyiyah.
Ia menilai langkah ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan dan dakwah terus menunjukkan perkembangan yang progresif dan dekat dengan masyarakat.
“Mengapresiasi langkah gerak ‘Aisyiyah yang telah berjalan dalam perjalanan panjang dan ada banyak terus rintisan di bidang dakwah, amal usaha, dan sebagainya,” ujar Haedar.
Menurutnya, berdirinya TK ABA Semesta menjadi bagian penting dari mata rantai panjang perjuangan pendidikan ‘Aisyiyah, mulai dari Frobel School hingga ribuan TK ABA di Indonesia dan luar negeri.
“Hari ini hadir TK yang diharapkan berstandar global yang tentu merupakan wujud tajdid ‘Aisyiyah. Pembaruan ‘Aisyiyah yang hadir dari Unisa untuk semesta,” katanya.
Haedar juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah tengah mengembangkan berbagai model pendidikan unggulan, termasuk rencana peluncuran Muhammadiyah Sapen Universal School sebagai pengembangan pendidikan dasar berkemajuan.
“Dari Semesta lanjut ke Universal,” ujarnya.
Selain itu, Muhammadiyah juga memberikan mandat kepada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk membangun boarding school SMP-SMA berkualitas serta menyiapkan 20 sekolah agar masuk kategori unggul dan utama.
“Karena kita sudah tinggi, sehingga waktunya berhadapan dengan realitas yang kompetitif saat ini,” tegasnya.
Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogyakarta, Dra. Siti Noordjannah Djohantini, M.M. menjelaskan bahwa pembangunan TK ABA Semesta merupakan bagian dari mandat yang diberikan PP ‘Aisyiyah kepada Unisa Yogyakarta.
“Inilah yang dikhidmatkan oleh Unisa Yogyakarta yang memang diberi mandat banyak hal oleh PP ‘Aisyiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan TK ABA Semesta bukan akhir dari ikhtiar, melainkan awal pengembangan pendidikan anak usia dini yang lebih unggul.
“Kami sedang membangun kurikulum, sedang membangun keunggulan, dan akan mencari di berbagai tempat apa yang bisa kami lakukan untuk ‘Aisyiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.
Sementara itu, Rektor Unisa Yogyakarta, Dr. Warsiti, M.Kep., Sp.Mat. menyampaikan bahwa pembangunan TK ABA Semesta masih terus berlangsung dan membutuhkan dukungan berbagai pihak.
“Hari ini kita menyaksikan progres perkembangan TK ABA Semesta ini. Kehadiran bapak ibu semakin menambah semangat dan energi untuk melanjutkan pembangunan karena ini belum selesai,” ungkapnya.
Menurut Warsiti, pembangunan TK ABA Semesta bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi juga investasi masa depan bagi generasi anak Indonesia.
“Kita hari ini bukan sekadar membangun ruang belajar, tetapi juga membangun masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
TK ABA Semesta berdiri di atas lahan seluas 5.523 m² dengan luas bangunan sekitar 6.628 m². Rencananya, mulai beroperasi pada Juli 2026 dan saat ini telah memiliki empat kelas calon murid yang akan terus bertambah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow