Apel Milad ke-113 Muhammadiyah di Depok Sleman Teguhkan Semangat Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Apel Milad ke-113 Muhammadiyah di Depok Sleman Teguhkan Semangat Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok menggelar Apel Milad ke-113 Muhammadiyah pada Selasa (18/11) di Lapangan Gorongan Selatan SD Muhammadiyah Condongcatur. Kegiatan yang diikuti warga Muhammadiyah se-Depok ini berlangsung khidmat sekaligus menjadi momen refleksi gerakan Persyarikatan.

Amanat apel disampaikan oleh Wakil Ketua PCM Depok, Drs. H. Jumiran, M.Pd.I., mewakili H. Muhammad Ichsan, S.E., M.M. selaku Ketua PCM Depok, yang menegaskan bahwa Milad Muhammadiyah bukan sekadar perayaan, tetapi bentuk syukur atas penjagaan Allah SWT selama lebih dari satu abad perjalanan dakwah Muhammadiyah. Ia juga mengajak warga untuk menjadikan apel sebagai ajang muhasabah.

“Sejak didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, Muhammadiyah konsisten berjalan pada dakwah amar makruf nahi munkar secara terus menerus tanpa henti,” ujarnya.

Dalam amanatnya, Jumiran memaparkan capaian besar Muhammadiyah di bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan sebagai wujud nyata gerakan amar makruf. Tercatat ada 22.000 PUD dan TK Aisyiyah; 2.453 SD/MI Muhammadiyah; 1.599 SMP/MTs Muhammadiyah; 1.294 SMA/MA/SMK Muhammadiyah;

Sekolah-sekolah tersebut tersebar di seluruh Indonesia bahkan di Luar Negeri.

Tak hanya sekolah, terdapat pula 444 Pondok Pesantren di bawah naungan Muhammadiyah, 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah, 141 Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah. Serta masih banyak amal usaha lain yang melayani masyarakat serta pembinaan keagaamaan dan kemasyarakatan yang mencerahkan dan memajukan.

Sementara itu, gerakan nahi munkar dijalankan melalui upaya melawan kebodohan, mengatasi kemiskinan, menolak ketidakadilan, hingga advokasi kebijakan publik. Menurutnya, Muhammadiyah menjalankan kerja-kerja dakwah itu secara sistematis, moderat, dan tidak dengan cara-cara kasar.

“(Amar ma'ruf nahi munkar) bukan sekadar slogan, tetapi jalan dakwah yang nyata dan berkesinambungan,” tegasnya.

Jumiran juga menyoroti tema Milad ke-113, “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.” Tema ini dinilai sejalan dengan komitmen Muhammadiyah untuk mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat yang hingga kini masih belum merata.

Ia kemudian memaparkan berbagai bidang gerakan Muhammadiyah, dari agama, pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi, UMKM, lingkungan hidup, pustaka informasi, hingga pengelolaan wakaf, yang seluruhnya diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di dalamnya peran 'Aisyiyah dan LAZISMU yang terus bergerak memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Dengan semangat tajdid, Muhammadiyah terus beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi. Kesejahteraan bangsa adalah bagian dari misi dakwah kita,” ungkapnya.

Di akhir amanat, Jumiran mengutip pesan penuh makna: “Aku titipkan Muhammadiyah kepadamu. Terus bergerak, maju bersama, bersama-sama maju.”

Ia pun mengajak seluruh warga untuk menjaga dan melanjutkan gerakan Persyarikatan agar tetap menjadi rahmat bagi semesta. Apel ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat Milad ke-113 untuk Muhammadiyah.

Selain Apel Akbar, juga digelar agenda menarik lainnya, seperti donor darah, bazar UMKM, dan pasar murah. Ada pula sarapan gratis berupa soto yang dinikmati oleh seluruh warga Muhammadiyah Depok yang hadir memadati area SD Muhammadiyah Condongcatur.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow