Silaturahmi Idulfitri di Medan, PP Muhammadiyah Tekankan Nilai Infak, Kendali Diri, dan Keikhlasan

Silaturahmi Idulfitri di Medan, PP Muhammadiyah Tekankan Nilai Infak, Kendali Diri, dan Keikhlasan

Smallest Font
Largest Font

MEDAN — Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Izzul Muslimin, menekankan pentingnya infak, pengendalian diri, dan keikhlasan sebagai bagian dari jalan menuju ketakwaan dalam Silaturahmi Idulfitri 1447 H yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, Ahad (12/4).

Dalam tausiyahnya, Izzul merujuk pada Surah Ali Imran ayat 133 yang menjelaskan janji Allah berupa ampunan dan surga bagi orang-orang bertakwa. Ia menyebut, luasnya surga digambarkan melampaui batas yang dapat dijangkau manusia.

“Allah menjanjikan maghfirah dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi bagi orang-orang bertakwa,” ujarnya.

Menurut Izzul, terdapat sejumlah syarat untuk meraih hal tersebut, di antaranya adalah gemar berinfak, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Ia mengapresiasi langkah PDM Kota Medan yang aktif menggerakkan infak untuk pembangunan Mushola SMK 9 Muhammadiyah sebagai bentuk implementasi nilai tersebut.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menahan amarah. Ia menyebut marah merupakan hal yang manusiawi, namun tidak boleh menjadi sifat yang dominan karena dapat merusak hubungan sosial.

“Marah boleh, tetapi tidak boleh menjadi kebiasaan,” katanya.

Izzul juga menyoroti pentingnya memberi maaf kepada sesama sebagai bagian dari tradisi halal bihalal. Namun, ia mengingatkan bahwa memaafkan tidak menghapus kewajiban, seperti utang yang tetap harus diselesaikan.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pesan tersebut dengan tujuan Muhammadiyah sebagaimana tertuang dalam Muqaddimah AD/ART, yakni mengantarkan umat menuju kehidupan yang diridhai Allah.

“Namun itu baru sampai pintu, sehingga perlu usaha pribadi untuk benar-benar meraihnya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam berorganisasi. Menurutnya, aktivitas keagamaan yang tidak dilandasi niat yang benar berpotensi kehilangan makna.

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran PDM Kota Medan serta warga Muhammadiyah setempat, yang sekaligus menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah pasca-Ramadan.

Melalui forum tersebut, Izzul mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus memperbaiki niat, menjaga ketakwaan, serta menghidupkan nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow